Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Selama kepergian Arka ke Cincin Merah, sebuah gerakan bawah tanah yang menyebut diri mereka The Purity—sisa-sisa penganut agama lama dan ilmuwan fanatik—telah membangun narasi bahwa Arka adalah iblis yang mencuri jiwa anak-anak mereka. "Ayah, Ibu, kalian harus melihat ini," ucap Aether yang sudah menunggu di gerbang Eden. Bocah itu kini memiliki aura yang lebih stabil namun lebih tajam. Ia menampilkan proyeksi hologram dari kota-kota besar seperti Roma, Mekkah, dan Yerusalem.
10848 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Status Dasar Nama: Arthur Pendragon (Arya) Usia: 10 Tahun Level: 1 → 16 (Perunggu Tahap Rendah) Judul: Reinkarnator – Penakluk Terikat Kontrak Kekuatan Fisik: E → A Kecerdasan: C+ → A+ Daya Tahan: D → A Kecepatan: D+ → A+ Pesona: A+ (tidak berubah) Afiliasi: Kerajaan Helios Poin Skill: 0 Poin Pesona: 5 Poin Kasih Sayang: 10 Misi Utama: Menaklukkan seluruh heroine di dunia ini Kegagalan: Jiwa disiksa selamanya di Neraka Abadi Garis Darah Naga → Terkunci Skill Pasif “Insting Naga” — Terkunci Garis Darah Iblis → Terbuka (Tidak Stabil)
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
ARSHAKA

ARSHAKA

Tanyanya. "Wajah kamu kenapa nak? Kamu habis berantem lagi?" Tanya mamanya, Miran. Mama Arshaka merupakan warga negara Korea Selatan yang menikah dengan Sukma yang merupakan warga negara Indonesia asli. Keduanya menikah 20 tahun yang lalu dengan pesta yang mewah luar biasa.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Kembalinya Pendekar Tanpa Tanding

Kembalinya Pendekar Tanpa Tanding

Jawab Sudarta pelan. Arya tampak tersenyum kecil, walau Sudarta merendah dengan mengatakan temannya itu orang biasa, tapi dia tahu sosok yang akan mereka temui kali ini bukan orang biasa. "Anggara Dwipa ... Jika aku boleh menebak, pendekar jenuis itu yang akan ditemuinya," Ucap Arya dalam hati penuh semangat. Arya kemudian mengingat kembali sosok Anggara, yang dikehidupan sebelumnya adalah ketua kelompok mata-mata terbesar bernama Sayap Iblis.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

ujar Elira dengan suara rendah saat mereka mendekati hutan yang memisahkan perbatasan kota dan medan perang. Bayangan tetap diam, namun matanya terfokus pada jalan di depan. Dalam diamnya, Bayangan merasakan kehadiran sesuatu yang lebih besar, lebih gelap, yang sedang mengintai dari balik kegelapan. “Jalan kita menuju istana tidak akan mudah. Almarik akan menjaga artefak itu dengan kekuatan penuh. Dan sihir kuno yang kita lawan bukanlah sesuatu yang bisa dihancurkan dengan senjata biasa.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Secara tidak sadar, Yara ingin tahu lebih dalam alasan mengapa lelaki itu muncul sedangkan baru kali ini Ia bertemu dengannya secara langsung. "Aku baru tahu, ternyata kamu banyak bicara, ya, Yara." Athur menengok ke samping, menatap Yara yang tengah menundukkan kepalanya. Ia tersenyum, "Seharusnya aku yang memberimu nasihat. Kalau gitu, sampai jumpa lagi." Athur bangkit dari duduknya. Sebelum dirinya berlari ke Oma baru saja keluar dari rumah, berbalik dan berbisik, "aku akan melindungimu kali ini."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Aroma Manis

Aroma Manis

Para rogue tanpa ba bi bu, menyerang Aralt, mengabaikan Emely yang disuruh lari oleh pria itu. "Jika diukur dari segi kekuatan, warriorku jauh lebih kuat walau melawan kalian dengan tangan kosong," ucap Aralt ketika menjatuhkan tiga rogue yang telah dia patahkan lehernya, sementara rogue yang tersisa, berniat untuk kabur. Namun naas, dua busur panah melesat ke leher mereka dan menancap dalam hingga meretakkan tulang-tulangnya.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Getaran dari tanda teratai di lengannya menyatu dengan denyut nadi Dewi, menciptakan sebuah resonansi yang membuat udara di dalam balai bergetar hangat. "Maka biarkan ia membawa badainya," suara Arga mengalun, menembus ketakutan yang mencoba merayap ke dalam hati para pengikutnya. "Ia pikir ia bisa meracuni langit dan bumi karena ia menganggap Nusantara ini hanyalah benda mati yang bisa ia miliki. Namun ia salah. Nusantara ini hidup. Ia memiliki akar yang menjalar di kedalaman, dan ia memiliki ibu yang akan melindungi anak-anaknya dari racun mana pun."
10525 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

"Astaga naga, Duke kejamku berubah jadi pangeran drama romantis!" "Kakak! Cepat lakukan sesuatu! Suara lolongan di luar makin aneh!" Arthur mengintip dari jendela kecil laboratorium. Di luar halaman, para kesatria berbaju zirah berat yang biasanya berlatih tanding dengan brutal, kini saling berpelukan dan menangis bersama para Serigala Frostbite. Beberapa di antaranya bahkan mulai membuat gelang dari rumput.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai bangsa agartha
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status