Bareksa
Bagus menganggukkan kepala dan tersenyum kepada Padma.
"Aku baru saja mau bayar makanan," kata Bagus berusaha meluruskan, agar ketiga adik kelasnya tersebut tidak terlalu malu karena ketahuan membicarakannya.
"Oh, silakan kak! Wi, La, ayo pindah ke antrian belakang," ajak Padma sambil menggandeng pergelangan tangan kedua temannya.
"Eh, nggak usah! Kalian duluan saja, kan kalian yang duluan antri," cegah Bagus.
Hot Chapters