Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bosku Galak

Bosku Galak

Dahlah malas. "Gue disuruh bersihin toilet si bos Vi, sadis kan dia?" "Hah? Seriously? Beruntung banget lu!" "Beruntung pala buaya? Enak aja, capek tahu." "Yaelah lu gak tahu ya, nggak sembarang orang bisa masuk toilet itu. Dia kan tempat BAB-nya ja pakai sistem Jepang gitu yang kalau suara pelepasan hajatnya kekencengan bisa diredam apa ye namanya, oh ya flushing sound."
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Melesak sangat cepat tanpa menimbulkan suara derap langkah. Dia berhenti dan duduk di ayunan kayu sembari menggendong bayi. Bayi yang masih merah dan berlumuran darah, jika dilihat dari kondisinya sepertinya baru saja terlahir. Bayi itu terus menangis sementara wanita itu terus tertawa begitu nyaring dan mengerikan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

“Tidak, kau gila! Itu sia-sia.” “Ke ibu kota!” Tubuhnya melesat menuruni bukit itu. Dari jauh hanya tampak sebuah bayangan putih yang terbang. Memang luar biasa sekali ilmu meingankan tubuh Long Wei yang bernama Bangau Terbang. Tubuhnya seolah menjadi seringan bulu sehingga bisa bergerak cepat sekali. *** “Entah berapa ribu terima kasih harus kusampaikan padamu.”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban. “Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari. “Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor. “Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Putri Jahat Itu Menjadi Waras

“Lalu… apakah mereka sungguh tidak bisa diselamatkan?” Pak Fu terdiam sejenak, seolah sedang mengingat sesuatu. Kemudian matanya berbinar samar. “Aku baru ingat. Kau tidak perlu khawatir sepenuhnya. Di perbatasan gunung utara dekat wilayah Beiyan, ada sejenis bunga langka bernama Kristal Jiwa.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai bayiku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status