Tawanan Cinta Tuan Abizar
Ah, teringat umur, saat hal barusan terbayang di kepalaku, kupikir kami kekanakan sekali.
"Kamu itu suka berdandan, tapi garis bedak di bawah matamu selalu kelihatan ...." Tuan Abizar berdecak setelah mengamati wajahku selama beberapa detik. Jari telunjuk kanannya meratakan garis bedak di bawah mataku, lalu setelah itu tersadar. Tuan Abizar menatap telunjuknya lama, lalu memeringatkan. "Sepertinya bedak murahmu itu tidak cocok di wajahmu, perlu kubelikan make up lain?"
"Tidak usah, Tuan. Setidaknya bedak itu tidak membuat wajahku berjerawat."
Hot Chapters