Di Balik Senyum Istri
Meisya yang mengerti akan apa yang terjadi, mengusap pundakku dengan lembut.
“Sabar Uma.” lirihnya yang hampir tak terdengar.
“Se-la -mat u-lang tahun De-de Ar-ya?” Rinjani terlihat mengeja tulisan yang tertera di dalam kado itu, mainan smart hafiz lengkap dengan hafiz doll berbentuk dokter dia letakkan begitu saja di lantai.
“Yah Uma, ini kan buat Arya, kok ga bilang?” Ekspresinya berubah sendu, kecewa karena hadiah itu bukan ditunjukkan untuknya.