Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku

Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku

“Angkat saja. Dan bisakah kau buat dalam mode speaker? Aku ingin bertanya apakah dia baik-baik saja atau tidak.” Don mengangguk, menggeser tombol panggilan dan mengaktifkan pengeras suara. “Halo, Esme?” Tidak terdengar suara apa pun dari seberang. Don mengulang lagi. “Esme, kau bisa mendengarku? Kau baik-baik saja?” “Ah ….” Yang terdengar hanya jeritan kecil yang samar, namun Don yakin ada yang tidak beres.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA

David yang mendengar itu meremas rambutnya dengan frustrasi. Di luar rumah mereka, Bintara memperhatikan rumahnya dulu dari dalam mobil yang terbuka kaca jendelanya. Ia tersenyum puas ketika mendengar pembicaraan di dalam sana. Satu kemampuan khusus lagi yang Bintara miliki adalah dapat mendengar suara target dengan jarak maksimal 17 meter. "Aku akan sangat menunggu serangan kalian terhadapku. Kita lihat siapa yang akan menyerang dan siapa yang akan diserang," tutur Bintara sebelum menyuruh sopirnya kembali menjalankan mobil
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Bree juga tidak bisa mengenali suara itu secara langsung, hanya Bree merasa mengenal suara itu. Begitu Rad menyebut nama band, maka Bree akhirnya bisa menunjuk dengan tepat jika suara itu memang milik Ben.
9.538.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Jejak Cinta di Pulau Serenova

Jejak Cinta di Pulau Serenova

Dari salah satu saku, ia menemukan ponsel satelit hitam dan sebilah pisau lipat. Layar ponsel menyala — sinyal lemah, tapi cukup untuk melakukan satu panggilan. Ben menekan nomor yang tak pernah ia hapus dari ingatan. Nada tunggu terdengar lama. Lalu, suara berat menyahut, “Kapten Renz di sini.” Ben menelan ludah, suaranya serak. “Kapten… ini aku. Ben.” Keheningan singkat, lalu suara di seberang meninggi. “Ben?! Tuhan, kau masih hidup?! Di mana posisimu?”
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

Nomor yang tidak kukenal muncul di layar. “Halo, maaf ini sapa ya?” tanyaku. Aku paling malas mengangkat telepon dari nomor asing. Tidak ada suara apa pun dari sana. Hanya seperti suara kendaraan dan orang-orang. Suara dari tempat yang ramai. “Halo,” jawabnya. Aku tidak salah dengar? Ini suara seseorang yang aku kenal. “Halo.” “Panas ya?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Be With You

Be With You

♦♦ Be With You ♦♦ Giornino tetap memejamkan matanya meskipun ia sudah terbangun dari tidurnya. Headsetnya juga masih terpasang di telinganya meskipun sudah tidak ada lagi alunan nada yang terdengar dari alat itu. Dan Giornino bisa mendengar dengan jelas suara yang berada di sekitarnnya. Pria itu sedang membayangkan notasi-notasi yang mungkin bisa menjadi musik yang enak didengar jika dikombinasikan dengan beberapa notasi lain saat mendengar teriakan Ariska yang berada di sebelahnya. Ia juga bisa mendengar gerutuan panjang pendek dari Mbak Namira yang berjarak satu kursi di depannya. Giornino masih bergeming, pria itu ingin melihat bagaimana respon Ariska selanjutnya. Beberapa saat menunggu a
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

“Dia pikir aku nggak tahu cara menjatuhkannya?!” Ben berjalan ke meja, membuka laci, dan mengeluarkan ponsel yang tadi digunakan untuk menghubungi Nadine. Ia menatap layar itu lama, lalu tersenyum miring. “Kalau lewat Nadine gagal, aku masih punya cara lain.” Ia menyalakan rokok baru, menghisapnya dalam-dalam, dan mengetik cepat di ponsel. Sebuah pesan kepada orang kepercayaannya.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Di Balik Asmara Sang Aktris

Di Balik Asmara Sang Aktris

"Aku enggak mendengar apa-apa." Bentala menggeleng, "aku enggak ngomong apa pun." "Benar? Kok, tadi aku seperti dengar suara kamu, ya? Kamu yakin enggak ngomong apa-apa sama aku? Apa karena hari sudah hampir malam? Jadi, aku berhalusinasi?"
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

“Emm … Bella, Kakek Zoku ingin bicara sama kamu. Apa boleh?” Sebenarnya, Bella dan Sagar sendiri bisa mendengar suara Kakek Zoku dari tempat mereka duduk karena panggilan video juga menggunakan pengeras suara otomatis, yang membuat mereka bisa mendengar semua pembicaraan Hana dan Zoku dengan sangat jelas. Bella pun mengangguk meski ia juga sedang mempersiapkan hatinya. “Iya, tidak apa-apa.”
9.448.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN ANAK SMA

PERNIKAHAN ANAK SMA

Aku bisa merasakan detak jantung Ben yang berpacu cukup cepat, berpadu dengan aroma cologne menyegarkan yang menguar dari tubuhnya. Beeb.. Beeb.. Ponsel disaku blazerku berbunyi tanda ada pesan masuk. Membuat Ben melonggarkan pelukannya di tubuhku. Dan segera aku merogoh kantong blazerku, mengeluarkan ponselku dari sana.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai ben can you hear me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status