Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI BISU SANG CEO

ISTRI BISU SANG CEO

“Bibir orang lain—itu menjijikan. Bibir adalah hal yang paling menjijikkan yang bisa ditemui pada manusia.” Zoe ingin tertawa karena mengira Wolf sedang bercanda. Zoe bisa menyebut paling tidak dua atau tiga tempat yang seharusnya lebih menjanjikan dari bibir. Yang pertama adalah sela-sela jari antara jempol kaki. Zoe yakin area itu lebih menjijikkan daripada mulut atau bibir. Tapi kemudian ia melihat kalau Wolf serius. Ia tidak tertawa ataupun terlihat menggoda.
10220.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
My Villain Gentleman

My Villain Gentleman

Dicabutnya beberapa lembar tisu yang ada di depannya dan ia usapkan pada bibir. “Bajingan kurang ajar! Berengsek,” kesalnya seraya mengusap bibir berulang kali hingga lapisan lipstick itu memudar secara kasar. Lebih dari itu, Liora lebih kesal pada dirinya sendiri karena ia dapat merasakan jantungnya yang masih tak berhenti menyentak oleh sisa rasa yang masih melekat di bibirnya.
9.9128.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai benjolan di bibir mulut
Tampilkan Ulasan (91)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
Thank you verry much for the awesome and incredible story for My Villain Gentleman Kak Author Melly.... Manisnya, sadisnya, sedihnya, kejamnya, dendamnya dan gentlemannya dapet semuanya di dukung dgn visual yg ruarrr biasaaaaaa keren WOOWWWW....bagus banget...RECOMENDED BANGET buku ini GoodFelas !!!
Ami tsamarat
lanxer tengil usil jahil kocak somplak...gavlio seperti gak gtu dah hahhahaha...lanxer beneran anak nya gavlio gak nih... teman main nya harimau putih astaga... gemesin si lanxer..pria balita...duh anak kami gav ...tukang ngeles ada aja jawaban nya.. nih si pie jatuh cinta sma uncle pierro nya nih
Baca Semua Ulasan
Ngebet Nikah Karena Takut Miskin

Ngebet Nikah Karena Takut Miskin

"Hidungnya," Turun lagi ke bibir Banyu yang tebal dan penuh. Sedikit berwarna pink karena Banyu tidak pernah menyentuh rokok. Sara mengusap bibir itu dengan jemari lentiknya, merasakan tekstur lembut dan lipatan-lipatannya yang berbentuk sempurna. "Bibirnya juga. Apa mimpi itu pertanda kalau anak di dalam perutku ini laki-laki dan akan mirip banget sama kamu?"
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Dan yang paling jelas, ia bisa merasakan bibirku yang hangat, basah, dan agak bengkak. Bibir Lylia. Bibir miliknya. Bibir yang seharusnya hanya ia sentuh. Bibir yang seharusnya hanya ia nikmati. Kini terasa berbeda. Rasa bibir orang lain masih menempel di sana. Rasa Kael. Panas, kasar, dan penuh hasrat yang tak seharusnya ada. Seperti bau asing yang mengotori ruangan tertutup. Seperti noda di atas kanvas putih yang seharusnya murni.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Dia potong kecil pakai garpu, hap masuk mulut and theeen. “Air, air, hot, please?” Kayla kepedesan. “Iqis.” Aku denger teguran dari papanya. “Itu terapi bibir biar nggak bengkak habis digigit tawon, Pa.” Ah, anak satu ini persis siapa, sih? Bersambung …
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Neni dan Sheila yang baru tiba tadi sore, tengah mengolesi beberapa benjolan baru di punggung Lanika, menggunakan obat salep yang diresepkan dokter. Neni dan Sheila saling melirik, ketika salah satu benjolan itu terlihat membesar. Mereka bertanya-tanya dalam hati tentang penyebab Lanika bisa menderita penyakit itu. "Bentuknya kayak apa?" tanya Lanika yang tengah tengkurap di kasur. "Kayak ... bisul, tapi isinya air, bukan nanah," terang Neni. "Besok aku mau ke dokter kulit lain. Mau dilaser aja semuanya."
8.58.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Kawin Culik Sang Jenius

Kawin Culik Sang Jenius

Ah, sebagai seorang wanita ia merasa bahwa mimpinya itu sangatlah tidak sopan sehingga ia kemudian sedikit mengusap bibirnya yang ternyata telah memerah dan membengkak. “Aww…” Serunya yang membuat Bibi Hans seketika datang menghampirinya. “Ada apa Nyonya?” Tanya bibi itu kepada Mawar yang terlihat kebingungan dengan jemarinya yang menyentuh-nyentuh pelan bibirnya yang terlihat menjadi sangat besar itu, bahkan mungkin saat ini bibirnya telah memiliki ukuran dua kali lipat dari aslinya. “Bi Hans, apakah kau punya salep serangga?” sahutnya yang membuat bibi Hans menyipitkan matanya tidak mengerti dengan permintaan itu sebelum Mawar kembali menambahkan.
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

"Takut ngk tahan terus menyiksa lagi. Tuh bawahnya pasti uda bengkak kali kan?" "Iya nih," ucapnya seraya meringgis menahan nyeri. Aku segera bangkit dan membuka pahanya lebar-lebar. "Coba kulihat." Aku mengelus kedua sisi daging yang membengkak di antara lubang kenikmatan miliknya. Tiba-tiba aku menggunakan bibirku untuk mengisapnya pelan. Nara terkejut bukan main, "Eh, Mas. Kok dikulum."
1041.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Bara di Hati Mikha

Bara di Hati Mikha

"Bar, bibir kamu bengkak itu. Aduh, Gimana nanti kalo orang-orang pada lihat ada yang aneh sama bibir kamu?" "Aku milih punya bibir bengkak daripada enggak dapat ciuman pagi dari kamu." "Ya tapi 'kan malu." "Enggak, aku enggak malu kok, Yang. Udah, ya enggak usah mikirin itu. Sekarang kita pakai baju dulu terus turun."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Dunia di mana hanya mereka berdua yang ada. Namun di tengah keasyikan makan, Berlian tiba-tiba berhenti. Ia memperhatikan sesuatu. “Nabila…” “Hm?” Nabila masih mengunyah. “Di sini nih,” Berlian menunjuk ke sudut bibirnya sendiri. “Kamu... Belepotan. Saos sambalnya nyangkut di bibir.” “Hah? Serius? Mana? Di mana?” Nabila langsung meraba bibirnya dengan panik.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai benjolan di bibir mulut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status