Brondong Sewaan
sahut Koswara cepat, sesaat setelah aku menyelesaikan kalimatku.
Aku melakukan respirasi sekali, “Pertama supaya ibu gak kaget, kedua supaya nantinya saya tidak di pusingkan dengan urusan pengadilan di masa kehamilan. Saya ingin lebih banyak konsultasi dengan Dokter mengenai penyakit saya dan kehamilan saya nantinya. Ketiga saya pikir jika bercerai di masa kehamilan, pengadilan akan lebih sulit memutuskan. Meskipun untuk ini saya belum yakin sih, ini hanya persepsi saja.” cerocosku menjelaskan detail rencana-rencanaku kedepan.
“Siap Teh, saya mengerti!” aku Koswara mengacungkan jempol tangannya di udara.