Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Barraberee

Barraberee

"Ada, di dalam. Kayaknya lagi tidur. Ibu bilang lagi sakit." What? Om Barra sakit? Kok aku tidak dikasih tahu? "Sakit apa Pak?" "Demam. Sekarang kayaknya lagi tidur di kamarnya." "Oh ya udah. Saya masuk dulu ya, Pak. Permisi." Dengan kecepatan turbo, aku melangkah ke kamar Om Barra yang ada di lantai dua rumah ini. Saat aku masuk, aku langsung melihat penampakan yang mampu mengiris hati. Om Barra tampak gelisah dalam tidurnya. Keringat dingin bercucuran membasahi seluruh badannya. Wajahnya bahkan pucat pasi. Sumpah, miris sekali kondisi lelakiku itu. Eh, maksudnya calon suamiku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Pria itu sangat khawatir. Mbok Darmi bergegas membuka pintu saat bel terus berbunyi. "Nyonya!" ucap Mbok Darmi saat melihat majikannya itu di depan pintu. "Bagaimana kondisi Adel, Mbok? Dia baik-baik aja, kan? Dimana sekarang?" tanya Nyonya besar khawatir. "Non Adel baik-baik saja, Nyonya! N-non Adel masih tidur di kamarnya," jawabnya terbata.
9.4461.9K viewsCompletedAdded to Library 10.2K Times as berdamai dengan keadaan
Show Reviews (67)
Read
+Library
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Read All Reviews
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

"Gue di apartemen Damian, Kal. Damian nggak sadarkan diri. Gue nggak tahu harus gimana. Dia kayak orang sekarat." "Hah? Bentar.... Is he attempting?” Tahu arah pembicaraan Haikal, Lia menggeleng. “No. Dia demam tinggi. Badannya panas banget.” Helaan napas terdengar di seberang sana. “Oke, jangan panik, Li. Di tempat lo turun tadi kan? Gue cariin taksi dan otewe ke sana sekarang.”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
My Teacher My Husband

My Teacher My Husband

"Dimas kecelakaan nak" "Innalillahi.." Rika yang sedari tadi berdiri seketika langsung jatuh terduduk ke lantai. 'Mas...' batin Rika. "Sekarang gimana keadaan mas Dimas Abi?" Rika benar-benar tidak tau lagi harus bagaimana. Air mata sudah membasahi pipinya, tangan yang sedang memegang ponsel pun gemetaran. "Sekarang Dimas sedang dalam masa perawatan. Kondisinya sangat serius, ada benturan yang sangat keras dibagian kepala, dan sedang dilakukan pengecekan lanjutan nak"
920 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

Aku lantas menghampiri Dokter. “Bagaimana keadaan Bima, Dok?” tanyaku menatap sendu wajah Dokter. Dokter menghela sejenak. “Pasien mengalami benturan di kepala dan masih mendapat perawatan serius. Keadaannya sekarang belum sadarkan diri.” “Apakah Bima akan sembuh, Dok?” “Semoga saja. Banyak-banyak berdoa.” “Sekarang saya boleh menemuinya ke dalam?”
23.5K viewsOngoingAdded to Library 539 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

bisik Damian rendah, suaranya parau. Revana melepaskan pelukannya sedikit, matanya menatap setiap inci wajah Damian, lalu beralih ke bahu dan tangannya. “Apakah kau baik-baik saja? Tidak ada yang terluka? Aku mendengar kabar bahwa situasi di utara sangat berbahaya.” Damian menggelengkan kepalanya pelan, jemarinya mengusap pipi Revana yang sedikit tirus. “Aku baik-baik saja. Hanya sedikit kelelahan.”
1017.2K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Shadow of The Past

Shadow of The Past

Dia mengusap wajah dengan kedua tangan, membenamkan wajahnya di sana. Kondisi mereka sama sekali tidak membaik. Yang sekarang dilihatnya hanyalah jalan buntu. []
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Tetapi malahan semakin buruk dan merusak mentalnya seperti ini. *** “Maaf Mba, uangnya belum ada saat ini.” Ucap Ibu Delia dengan rasa tak enak pada Mama Damar yang tampak muram. Mama Damar memanggut terlihat lekungan bibirnya yang tersenyum kecil dia berkata, “Gak apa-apa Mba!” “Nanti bagaimana dengan para penagih hutang itu?” Ibu Delia cukup cemas dengan kondisi Mama Damar yang begitu berantakan, dia meminta agar Mama Damar pulang ke rumah untuk beristirahat.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Dengan Lembut

Dengan Lembut

Dia sudah menahan kata-kata ini selama beberapa hari dan Bela perlu mengeluarkannya. "Apalagi ketika aku diami dan dia malah berbalik marah. Memang karena apa aku mendiaminya?! Jika bukan karena ucapan dan sikap kasarnya memang aku akan seperti ini." tambah Bela bersungut-sungut. Dia pun menjatuhkan badannya ke atas sofa, mengambil bantal sofa dan memeluknya untuk meredam emosinya yang menggebu-gebu.
7.42.7K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
Ah, Jangan Kakak Ipar

Ah, Jangan Kakak Ipar

“Mas? Maksud Mas apa—” “JANGAN pura-pura bego!” suara Damar meninggi, tapi ia masih berusaha mengontrol agar tidak terdengar dari dalam rumah. “Kamu ninggalin istri kamu dalam kondisi nggak baik, Ra! Dia hampir aja pingsan! ASI-nya bengkak parah! Dia histeris sampai mukulin dirinya sendiri karena ngerasa gagal jadi ibu!” jelas Damar, menggebu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as berdamai dengan keadaan
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status