ENAK, PAK DOSEN!
Sesekali ia membelai wajah cantik istrinya, berusaha mengusir keresahan yang makin mencengkeram hati.
“Diana kenapa begini, Dok? Dia kenapa terlihat teler dan kadang tidak merespons ucapan saya?” tanya Damar dengan raut wajah yang tampak pucat pasi.
Dokter wanita yang bertanggung jawab tersenyum maklum. “Namanya juga dibius regional, Tuan Damar. Tentu saja Nyonya Diana dalam kondisi setengah sadar. Tadi saya sudah menjelaskan detailnya di awal dan Anda setuju. Sudah ya, saya harus bekerja. Anda sudah tak sabar dengan kehadiran Baby Boy, ‘kan?”
Hot Chapters