Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dan absolut. "Aku. Cukup."
9.468.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 1.6K veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Aku malu sekaliii' TBC
5.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 198 veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
2.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 57 veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Aku Pergi, Mas

Aku Pergi, Mas

Aku hanya mencintai kamu. Deg. Bersambung...
1017.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 695 veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Aku menginginkan rumahmu. ''Apa?!'' Aku terkejut dan sontak langsung kembali melihat wajah menor yang dihiasi senyum liciknya itu. ''Loh? Kenapa sampai terkejut begitu? Tadi katanya aku harus langsung saja tidak usah basa-basi, tapi sekarang setelah kusampaikan apa yang kuinginkan reaksimu malah malah seperti itu.''
3.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 106 veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

"Damian! Aku rela jauh-jauh ke sini cuman buat kamu! Kenapa sampai sekarang kamu nggak pernah ngehargain, aku sih?" "Saya pikir ada sesuatu yang penting perlu anda bicarakan, rupanya hanya mengemis cinta. Lalu apa yang anda sebut, aku-kamu? Are you crazy?" Mata Aneth berkaca-kaca, dia tidak ingin pergi di sini sebelum Damian mau menerimanya sebagai wanita yang jatuh cinta kepada lelaki. "Damian, kamu nggak cinta sama dia!" "Keluar! Atau saya yang akan menyeret anda."
3.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 67 veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
Izinkan Aku Kembali

Izinkan Aku Kembali

ucap Rima berusaha menyadarkan sang putri dari keterpurukan. "Anggun tidak mau yang lain, Anggun hanya mencintai Mas Adam." "Gun, sadarlah. Yang kamu rasakan itu bukan cinta, Nak, tapi obsesi." Rima mengguncang bahu putrinya. Ia sudah sangat lelah menghadapi sikap Anggun yang seperti ini. "Enggak, Ma. Ini cinta, bukan obsesi!" "Anggun cukup!" Rima membentak Anggun yang mulai kalap. Ia menarik tubuh putrinya untuk dibawa ke dalam dekapan. Tangisan Anggun yang memilukan membuatnya ikut menangis.
1052.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.6K veces como beri aku
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status