Kyraka
"Kita nggak tahu, apakah nanti ablasi atau ICD. Tadinya, Merlin nyuruh ke Singapore, tapi aku nggakxmau. Jadi, nanti kita panggil tim dokter di sana buat ke sini. Hitung-hitung, sekalian buat pelajaran untuk dokter jantung di Indonesia."
Raka mengangguk. Dan, tampak ekspresinya menjadi sendu tiba-tiba. "Aku kangen kamu."
Kyra tertawa. Suaminya itu memang manja. "Aku juga, tapi disabar-sabarin, ya? Besok, 'kan, kamu juga ke sini, Kak."
"Iya, sih. Tapi, maunya sekarang," jawabnya merengut.
"Kak, aku mau bicara sama Bunda, dong."
Bab Populer