Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bloody Girl

Bloody Girl

kata Eunsok sambil menunjuk ke salah satu ruangan yang ada di ujung lorong. Para pria berpakaian hitan itu mengangguk cepat. Lalu salah satu dari pria bertubuh besar itu di dorong masuk ke ruangan tersebut. Eunsok langsung mendekati jendela ruangan itu sambil tersenyum. Walau di dalam kegelapan, ia bisa melihat pria yang ada di dalam ruangan itu sangat ketakutan. Mungkin jika ruangan itu tidak kedap suara, pasti teriakannya sudah terdengar jelas. Untung saja Eunsok membangun ruangan itu menjadi kedap suara. Tikus-tikus yang ada di dalam ruangan itu langsung mengerumuni pria tersebut. Tikus yang kelaparan itu langsung menggigit seluruh tubuh korbannya sampai membuat luka yang sangat mengerika
102.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as black room
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

“Dari yang apa aku dengar, dia selalu mencari tempat yang gelap. Makanya, tidak ada lampu sama sekali di rumahnya.” “Tempat gelap … segitiga .…” Feather mengetukkan kepalan tangannya ke meja sambil berusaha berpikir. “Eh, sebentar .…” “Apa?” “Sepertinya bener, deh! Di gambarnya juga sengaja diberi warna hitam di segitiganya. Berarti, memang ada di tempat yang gelap. Tapi, tempat apa yang berbentuk segitiga?” ucap Feather.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as black room
Read
+Library
See in The Dark

See in The Dark

Roth terlihat kesal dan ikatan Kyra terlepas dengan sendirinya. Kyra nenggusap wajahnya. Di luar gelap, Luna masih ada di kamar. Dengan tubuh yang terasa seperti melayang Kyra berjalan. Luna kaget saat Kyra muncul. “Ini masih tengah malam, kembali ke kamarmu.” Luna sedang di depan cermin, Roth ada di sampingnya. “Kamu menjadikan aku sebagai tumbal untuk kematian hitam?” Kyra melirik Roth, menilai reaksi pemuda itu dan beralih menatap Luna.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as black room
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

lanjut Yura. “Laporin aja kalau memang sudah keterlaluan mah,” jawab Fares. --- Malam hari saat Yura hendak tidur, ia membuka beberapa laci di kamarnya. Mencari sesuatu namun tidak ditemukannya. Ia pun pergi ke ruangan di dekat dapur. Ruangan yang berisi barang barang yang sudah lama dan tidak terpakai namun tersusun rapi di dalam lemari. Saat ia membuka laci lemari. Ia menemukan apa yang dicarinya. Gelang yang benar benar sama persis dengan yang dipakai Tisha.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as black room
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Akan tetapi, saat akan kembali ke kasur, ketukan kembali terdengar. Romlah mau tak mau kembali membuka jendela. Wanita itu seketika membeku saat melihat makhluk hitam berada di depan. Kedua tangan sosok itu yang berbulu dan penuh borok tampak memegang kayu jendela. Air liur menetes deras dari bibir sosok menyeramkan itu.
9.775.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as black room
Read
+Library
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Mungkin. *** Langit malam ini begitu indah berhiaskan bulan dan taburan bintang. Tapi Rendi tak menyaksikan keindahan itu. Ia memilih tidur sekitar sepuluh menit yang lalu dengan lampu kamar temaram. Braaakk!! Pintu kamar Rendi didobrak seseorang. Sakelar lampunya dinyalakan. Rendi terbangun tapi terlalu enggan membalikkan badannya ke arah pintu yang ia belakangi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as black room
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Kenichi berjalan diringi oleh Michio, Akira, Arata, Daiki dan sepuluh orang anak buahnya yang memakai setelan jas warna hitam di kawasan Kabukicho. Mereka mengeluarkan pistol dan menggenggam erat sambil tetap berjalan. Kenichi berjalan memasuki sebuah daerah kecil yang berada di Kabukicho, daerah tersebut begitu sunyi jika siang hari karena tempat itu adalah tempat prostitusi dan hanya beraktivitas di malam hari.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as black room
Read
+Library
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

“Tenang saja, Stewart. Aku belum gila. Belum.” Mobil hitam itu berhenti di sebuah bar tersembunyi, jauh dari hiruk-pikuk pusat kota. Dari luar, tempat itu nyaris tak menarik perhatian—hanya pintu logam dengan lampu neon pudar bertuliskan Vault. Tapi begitu masuk, udara berubah. Musik underground menggema dari sudut panggung kecil. Lampu redup bercampur sorot oranye membuat suasana terasa intim, liar, dan berbahaya.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as black room
Read
+Library
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Karena langit sudah mulai gelap Allein langsung menggunakan black hole untuk menyerap energi kehidupan dari mayat para ogre hijau yang berserakan. Seketika di depannya langsung tercipta genangan darah yang cukup banyak, dia tak menyisakan satupun mayat semuanya dia serap habis. Setelah selesai, Allein langsung menutup kembali black hole dan kemudian berjalan menuju markas ogre hijau yang ada di depannya. Puluhan rumah kayu berjejer di depan matanya, suasananya nampak sepi tak ada satupun ogre hijau di markas ini.
7.89.6K viewsOngoingAdded to Library 269 Times as black room
Read
+Library
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

Namun setelah tengah malam, mereka secara sembunyi-sembunyi memutar film-film yang sangat merangsang. Tempat itu menarik banyak pria dan wanita kesepian. Begitu lampu dipadamkan, suara gesekan kain mulai terdengar, dan aroma gairah memenuhi ruangan. Aku memejamkan mata, membiarkan logika dan dorongan hati beradu. Gadis baik-baik mana yang pergi ke tempat seperti itu? Namun jika terus begini, tubuhku akan membuatku gila.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as black room
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status