Kesayangan Tuan Elian
tanya Sonya akhirnya, suaranya sangat pelan, seolah bicara saja sudah menghabiskan seluruh energinya.
"Tuh kan, akhirnya nanya juga! Dari tadi gue udah koar-koar lo belum tahu?" Arka membusungkan dada bangga. "Gue Arka. Bokap gue itu desainer ternama di kota ini, Boy. Lo kenal kan? Yang namanya sering ada di majalah-majalah?"
"Boy? Yang orang-orang suka bilang banci itu?"
Arka nyaris terjungkal dari kursinya. Ia melotot, menatap Sonya yang masih memasang wajah datar tanpa dosa.