Desah Di Kamar Sebelah
Lebih baik, aku menenangkan diri dengan mengunci mulut
***
Kami tiba di resto keinginan Mas Sav. Saloria, begitu nama resto tersebut. Menu ternama di resto ini adalah nasi goreng seafood dan nasi bistik ayam.
Mas Sav yang tampan dan tinggi membuat sekeliling menaruh perhatian padanya. Ketika aku dan dia duduk berhadapan, bisa kurasakan tatapan wanita-wanita di sekitar mulai tertuju pada pria itu. Aku agak sebal sebenarnya. Merasa tak dihargai oleh orang-orang. Sudah tahu lelaki ini jalan dengan seorang wanita. Itu tandanya, kami ini pasangan, kan? Apa sopan melihat ke arah pasangan perempuan lain? Eh, t-tapi … kami kan, belum punya status yang jelas. Seketika aku langsung lemas.