Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Culex tiba-tiba membuka mulutnya. Saat Cak Lamis hendak mengatakan sesuatu, dari warung terdengar suara alat perkusi dan suara terompet, diikuti dengan suara petasan. Sesaat kemudian, irama perkusi dan terompet tadi disambut dengan nyanyian dukungan untuk Persebaya oleh para Bonek. “Kami ini Bonekmania, kami selalu dukung Persebaya. Di mana kau berada, di situ kami ada. Karna kami Bonekmania. Yuhuu, yuhuuu ...”
105.6K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Tiga Pilihan yang Sama-Sama Buruk “Gue dapet… tiga lokasi,” kataku pelan. Adrian mengernyit. “Tiga?” Aku mengangguk. “Dan semuanya… aktif.” Nara menggigit bibirnya. “Artinya…?” “…tiga inti bergerak sekaligus.” Sunyi. Dan itu— tidak mungkin kebetulan. Perang Sudah Dimulai Tanpa Kita “Mereka nggak nunggu kita,” kata Adrian.
10833 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bonceng tiga
Read
+Library
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

“Kedengarannya sederhana, tapi saat dia mulai bicara, kita akan sadar betapa liciknya dia.” Pak Tua melangkah maju, menatap mereka satu per satu. “Kalau begitu, buatlah aturan. Sinyal yang hanya kalian bertiga pahami. Kalau salah satu dari kalian mulai terlihat goyah, yang lain harus bisa menarik kembali.” Grace langsung menimpali, “Setiap kali aku mengetuk meja tiga kali, itu tanda. Tanda kalau kita harus kembali fokus pada rencana, bukan pada kata-kata Karina.”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Engsel pintu berderit pelan, memecah konfrontasi menegangkan di antara ketiga orang tersebut. Sesosok pria dengan setelan kasual melangkah masuk dengan santai tanpa beban. Itu Felix. Di kedua lengannya, ia memeluk sebuah kardus berukuran sedang yang penuh berisi botol-botol bir dingin yang saling berdencing pelan. Senyum lebarnya langsung terkembang begitu melihat formasi segitiga yang menegangkan di ruang tengah. Felix memandang mereka bergantian seolah sedang menikmati sebuah pertunjukan komedi situasi di televisi.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as bonceng tiga
Read
+Library
PERKARA UANG 300 RIBU

PERKARA UANG 300 RIBU

Baru saja aku ingin membalas, tapi Mbak Ida mendahului membicaraanku. "Sudah masuk, kok, Bu! gak mungkin saya bohong. Lagipula, ngapain saya perkarain uang 300 ribu. 300 ribu gak ada apa-apanya bagi saya. Biarlah saya bayar lagi, mungkin Mbak Lilis memang lagi butuh," tukasnya membela diri. Mbak Ida bicara begitu tenang, aura gelapnya hilang seketika, tidak seperti dia mencaciku saat tetangga belum datang tadi.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Istri Ketiga Sang Juragan

Istri Ketiga Sang Juragan

Max hanya ingin memastikan sumber kegaduhan di luaran sana. "Untuk apa? Sudah, ayo masuk! Itu bukan urusan kita. Lebih baik ke dalam dan mengurus perkara tanah," ketus Tuan Dirgantara. Untuk kali ini Max membantah perintah sang juragan. Max membuka pagar pembatas antara Emerson Corp dengan jalanan. Lalu, berlarian memecah kerumunan lautan manusia. Netranya terbelalak sempurna ketika mendapati istri ketiga sang juragan ambruk di tengah jalan dengan tubuh bersimbah darah.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Lalu gegas menggosok gigi dan mencuci wajahnya di wastafel yang ada di sudut kamarnya. Usai mengelap wajahnya dengan handuk yang ada di sebelah wastafel, Bram gegas naik ke atas ranjangnya, lalu gegas memejamkan matanya. "Ternyata ini yang dinamakan mood booster dari bojone uwong. Bismika allahumma ahya wabismika ammut," lirihnya. *** Sementara itu, di kamarnya Anes di buat geleng-geleng kepala dengan kelakuan gila berondong nakal juniornya itu.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as bonceng tiga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status