Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Ada-ada saja. "Tri, lo ikut gue aja. Itu motor lo biar ntar montir gue yang bawa. Gue udah nelpon ke bengkel. Kita boncengan bertiga aja ya?" Ujar Altan. Tanpa banyak bicara Tria bermaksud untuk duduk di belakang Bintang sebelum sebuah lengan kuat tiba-tiba menarik keras lengannya.
9.750.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as bonceng tiga
Read
+Library
Mengejar Brondong

Mengejar Brondong

"Lo sendiri tunggu apa? Bukannya pulang" Adik kelasnya yang mendengar ucapan Fiona hanya mampu tertawa pelan dan menggeleng "gue lagi tunggu jemputan Kak" Fiona mendengus dan bersidekap dan tak lepas menunjukan ekspresi kesalnya pada adik kelasnya tersebut. "Nunggu jemputan? Atau tunggu Gabriel nganter lo pulang? Gausah mimpi kalo Gabriel bakal nganterin lo lagi!"
103.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

“Brengsek! Kita serang dia!“ ia dan dua pria tersisa segera merangsek maju memperpendek jarah dengan Pram. Namun lagi-lagi Pram menunjukkan level bela dirinya yang jauh melampaui mereka. Tap! Tapp! Ia menangkis serangan dengan sangat apik. Membuat Bono dan dua temannya tercengang. Tak ingin berlama-lama, Pram segera menuntaskan pertarungan dengan mengirim satu putaran tendangan di udara yang menghempas ketiganya sekaligus. Ketiganya meraung kesakitan di tanah.
1057.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as bonceng tiga
Read
+Library
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

ucap Nathaniel. “Aku tahu mobil itu barang berharga, Nate. Tapi ku dengar di negara-negara Asia, ada semacam tradisi yang disebut memberikan mahar atau mas kawin, yaitu memberikan barang berharga pada mempelai yang dinikahi, jadi aku ingin melakukan hal yang sama,” lanjut Isabella dengan wajah serius. Nathaniel tersedak makanannya sampai terbatuk-batuk, sementara Elena tertawa melihat reaksi putranya.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Berondong Buleku

Berondong Buleku

kata Evan setelah mengetuk pintu sebanyak tiga kali. Karena tak mendengar jawaban dan pintu tak kunjung dibuka, Evan pun berinisiatif untuk masuk, ia menarik handle pintu lalu mendorongnya pelan. Chika masih berada di kursi belajarnya, Evan menghampiri. "Chika, kamu denger kan yang Kak Evan bilang?" tanya Evan setelah berdiri tepat di samping Chika. Bocah kecil itu hanya mengangguk sebagai jawaban, ia tengah sibuk mewarnai.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Sebelum Tiga Tahun

Sebelum Tiga Tahun

Tala tidak pernah menyukai Geza. Yang ia tahu, Geza adalah adik dari kakak iparnya yang menjauhi keluarganya mati-matian. Sampai sebuah kecelakaan merenggut kakak mereka sekaligus, meninggalkan Sansaya—anak kecil yang belum genap dua tahun—tanpa orang tua. Demi hak asuh, Tala dan Geza terpaksa tinggal serumah. Namun keadaan menjadi semakin rumit ketika mereka dipaksa membangun “keluarga” agar bisa tetap mempertahankan anak itu dengan—menikah. "Tiga Tahun, Tala. Kita jalani ini selama tiga tahun sampai status Sansa aman. Setelah itu, kita berpisah."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Tatapannya kosong, tertuju pada pusaran abu-abu kental di dalam mesin itu, namun pikirannya melayang jauh ke meja makan pagi tadi—ke wajah Hana yang berseri-seri saat menyodorkan nasi goreng. "Oi, Ucup! Tiga hari ini kau ke mana saja? Pulang kampung ya? Gaya benar, hilang tanpa kabar," seru Bambang, rekan kerjanya, sambil menepuk bahu Ucup dengan tangan yang belepotan semen kering. Ucup tersentak, mengerjapkan matanya yang perih terkena debu proyek. Ia menoleh perlahan. "Oh... aku... aku habis dari Bali, Mbang. Tiga hari di sana."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as bonceng tiga
Read
+Library
Talak Tiga

Talak Tiga

Apa mereka mencariku? "Reniiii...!" Mereka menoleh, aku melambaikan tangannya. Setelah menyeberang jalan. Reni turun dari boncengan motor dan berlari memelukku. "Ibuuuu...." teriak gadis itu. "Reni kangen sama ibu, kenapa ibu gak pulang-pulang?"
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as bonceng tiga
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as bonceng tiga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status