Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Kedua anak buah segera menyeret Herbert keluar, lalu membalut tangannya yang terluka. "Tuan Luther, lihat ini," ujar Ronald yang menemukan sebuah kotak di atas meja. Begitu dibuka, terlihat sebuah botol obat berwarna ungu di dalamnya. Luther mengambil obat itu, lalu menciumnya dan berkata dengan terkejut, "Ini adalah Bubuk Dewata, menarik sekali." "Bubuk Dewata? Apa itu?" tanya Ronald dengan penasaran.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105.4K kali sebagai botita adalah
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Sup ayam itu bukti racun yang gagal. “Jangan lupa foto lagi botol obat itu,” ucap Savita masih berbisik lalu bergerak menuju nakas. Ketika hendak menekan tombol potret, suara langkah kaki menggunakan sandal rumah terdengar samar. Savita membeku seraya berusaha mendengar langkah kaki siapa itu. Jantungnya seolah berhenti berdetak ketika sadar langkah kaki milik siapa itu.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai botita adalah
Baca
+Pustaka
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

Untuk memastikan bibit melati dan tanaman eksotis dari pesisir selatan tidak mati akibat perubahan suhu Utara yang ekstrem, Aurelia memutuskan untuk mendatangkan seorang ahli botani muda bernama Ibra. Ibra adalah pria dengan perawakan ramping, berambut cokelat ikal yang tertata rapi, dan memiliki sepasang mata hijau yang cerdas. Ia berbicara dengan nada lembut yang sangat berbudaya, sangat kontras dengan geraman bariton Alaric yang biasanya hanya bicara soal strategi militer atau eksekusi tahanan. Di bawah naungan paviliun yang baru setengah jadi, Aurelia berdiri cukup dekat dengan Ibra.
8.812.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai botita adalah
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

tanya Bobi sambil tetap waspada. Dari balik semak-semak muncul seorang anak lelaki yang umurnya kisaran 9 tahun. Dia menjinjing lima botol air yang kosong. Pakaiannya kumal, wajahnya pucat seperti orang yang sedang sakit. "Fatih," kata anak kecil itu dengan suara pelan. "Fatih...," Bobi mengulang jawaban si anak kecil. "Kenapa kamu ada di sini?" tanya Bobi lagi.
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai botita adalah
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

lirih suara Langit terdengar Bude Siti. “Mboten ngertos,” jawabnya sambil tersenyum penuh arti. Mboten ngertos merupakan bahasa daerah Jawa yang artinya tidak tahu. “Yang dulu pernah ke sini?” tanya Langit. Ia ragu apakah Bude Siti tahu waktu Dara datang dan Bumi memergoki ciuman dengan Dara dan pisang gorengnya berhamburan karena Bumi melihat adegan tak senonoh itu.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai botita adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status