Mag-log inSavita Arrazka mengira suami yang sangat dicintainya akan memberikan cinta bertubi-tubi saat dokter memvonis dia mengidap kanker. Namun kenyataannya berbanding terbalik. Mahendra Janardana justru membawa pulang wanita lain dan berniat untuk menikahinya. Savita dihadapkan pada dua pilihan, menyerah atau melawan?
view moreTerima kasih untuk teman-teman yang sudah membaca cerita ini. yuk ramaikan cerita aku yg lain. judulnya Istri Gadai Marquess Kejam. Terima kasih yaaa. semoga kalian sehat selalu.
“Ivan! Kamu beneran mau naruh ide kampanye semulus ini di meja Direktur? Ini tuh terlalu kalem, nggak ada gigit-gigitnya! Kamu denger nggak sih?”Suara Alea melengking di tengah hiruk pikuk ruang divisi kreatif Arrazka Media. Gadis itu melemparkan map draf ke meja kerja Kaivan dengan bunyiplakyang cukup keras.Beberapa staf lain hanya melirik sekilas, sudah terbiasa melihat "anak magang" bernama Ivan itu menjadi sasaran empuk omelan Alea yang terkenal tanpa filter.Kaivan mengangkat kepalanya, membetulkan letak kacamatanya sambil tersenyum tenang.“Justru itu intinya, Al. Kita nggak perlu teriak-teriak buat narik perhatian audiens. Kadang, pesan yang disampaikan dengan lembut jauh lebih masuk ke hati daripada yang maksa.”Alea mendengus, ia menarik kursi di samping Kaivan dan duduk dengan gaya serampangan. “Lembut itu buat lagu n
“Selamat datang di rumah, Jagoan. Inggris beneran bikin kamu tambah tinggi ya?”Suara lembut Savita menyambut Kaivan tepat saat pemuda itu melangkah masuk ke ruang tengah rumah besar keluarga Arrazka. Savita berdiri dengan anggun, mengenakan tunik sutra berwarna pastel.Wajahnya memancarkan kedamaian yang luar biasa, meskipun garis-garis usia mulai terlihat halus di sudut matanya.Lima belas tahun telah berlalu sejak badai besar itu, dan Savita telah menjelma menjadi salah satu pemimpin media paling berpengaruh di negeri ini setelah berhasil mengambil alih dan melakukanrebrandingtotal Janardana Media Grup menjadi Arrazka Media.Kaivan tersenyum lebar. Diletakkan koper kabinnya dan langsung memeluk ibunya erat-erat. Tubuh Kaivan kini menjulang tinggi, melampaui tinggi Savita.“Kangen banget sama masakan Mama. Di sana cuma makan roti sama past
“Vita, kamu liat mawar putih yang baru mekar di pojok sana? Baunya enak banget, persis kayak parfum yang sering kamu pakai dulu.”Suara Dimas terdengar lembut saat berjalan perlahan di samping Savita menyusuri taman belakang rumah keluarga Arrazka.Sore itu, matahari tidak terlalu terik, sinarnya yang keemasan menyapu ribuan kelopak bunga yang sengaja ditanam oleh Ami dan Maia untuk merayakan kembalinya kehidupan di rumah ini.Taman yang dulu sempat terbengkalai kini berubah menjadi lautan warna-warni yang menyegarkan mata.Savita menghentikan langkahnya dan menghirup udara dalam-dalam.“Iya, Dim. Tante Ami pinter banget milih bibitnya. Aku nggak nyangka rumah ini bisa sehidup ini lagi. Dulu... tiap kali aku liat jendela, yang ada cuma bayangan tembok tinggi.”“Sekarang nggak ada lagi tembok yang ngurung kamu, Vita,” sahut Dimas.Pria itu berdiri tepat di hadapan Savita, menatapnya dengan binar mata yang tidak pernah berubah sejak pertama mereka bertemu. Penuh dengan ketulusan yang mu
Alis Maia naik. Dia menoleh cepat pada Dimas.“Apa? dia adiknya Mas Dimas? Dia?!” tunjuknya tidak percaya pada Danang.“Heh, emang kenapa?” Danang menyipitkan mata pada Maia. Jelas tidak suka.“Aneh.&rdqu
“Ini bukan rumah sakitnya ya?”Maia turun dari taksi. Matanya menatap lurus pada rumah sakit lalu kembali pada ponsel yang dia genggam. Sopir taksi menurunkan koper besar milik Maia itu ke sisi jalan.“Mbak kopernya.” Sopir itu men
“Dimas, organnya hatinya sudah mulai shutdown. Kita kehabisan waktu.”Laporan dari Anwar terdengar. Mereka berdiri di ruang monitor di luar ICU. Setelah insiden serangan semalam, kondisi Savita yang tadinya stabil, kini merosot tajam. Stres akibat keributan itu se
“Suster! Ada orang mencurigakan di tangga lantai empat!”Teriakan dari seorang perawat jaga yang sedang berpatroli memecah keheningan malam di koridor ICU. Dimas, yang sedang mencoba memejamkan mata di ruang dokter yang bersebelahan dengan ICU, segera terbangun.






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
RebyuMore