Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Lelaki yang memiliki rambut tebal pendek dengan tatanan jabrik itu seperti menoleh ke kiri dan kanan demi mencari lokasi yang sesuai.
“Hotel Antika. Lurus terus dari sini, terus belok kiri. Nggak terlalu mahal kok, kalau setahuku,” ujarku luwes seolah-olah memang biasa melayani tamu. Hotel Antika adalah hotel yang pernah kudatangi bersama teman-teman saat SD dulu kala kami perpisahan kelas enam dulu. Seingatku, hotel tersebut lumayan bagus dan bersih. Masalah aman atau tidak untuk main, aku sih nggak paham.
“Oke, siap. Deal, ya?” katanya sambil mengulurkan tangan kepadaku.