ROSES
"HEI!! Kau tidak tau, ya, semahal apa kain yang ku pakai? Bahkan harganya lebih mahal daripada gaji tabib Istana!"
"Kau ini berisik sekali, mata mu itu buta, ya, Hendery? Lihat lengan mu terluka cukup parah" jawab ku, aku segera meraih botol kecil dari dalam ranjang. Heuh, aku jadi harus berbagi minuman dengan lelaki ini.
"Eumm, tapi kau tau nama ku darimana?" tanyanya dengan nada pelan, hampir berbisik malah.
Hot Chapters