Cinta Diamnya Sang CEO
“Aduh berat kamu mah. Aturan tinggal kamu jalani saja. Ada cuitannya gini: Yang namanya cinta, selamanya akan tetap begitu artinya. Tidak peduli pantas tidaknya atau besar kecilnya. Bahkan kalau kamu sudah nggak cantik lagi, akan tetap dianggap indah. Tanaman hijau yang merambat, berkelok-kelok di sepanjang jalan, yang persis seperti ubi jalar, itu di mata seorang pecinta bisa tetap indah dan dikatai sebuah seni.
“Sama halnya dengan kamu yang tahu ‘apa itu cinta’. Di ibaratkan, langkahmu ke depan sana adalah tebing. Kamu tahu itu tebing tapi tetap kamu lanjutkan jalannya. Artinya apa? Artinya kamu nggak mundur walaupun tahu itu tebing dan masih terus maju.”
“Mati dong.”
Yeah, itulah rotasi.
Hot Chapters