Cinta Bersegi
kata Lastri.
"Jika memang iya, memangnya kita mau ke mana?"
"Lho, kita? Yang aku maksud itu aku, bukan kita. Tolong anterin aku ke dalam, ya?"
"Iya kamu. Tadi kan aku yang mengantarkan kamu ke sini dan sekarang juga masih hujan? Lagian buru-buru amat, sih? Memangnya mau ke mana? Maksud aku, mau ke kota mana?" Gadis yang sekarang memakai kaos warna hitam dengan celana jins ketat ini duduk disebelah Reno. Tercium aroma yang membuat laki-laki ini sedikit merasa tidak tenang duduknya. Reno memandangi Lastri dengan tidak berkedip. Sungguh suatu ciptaan yang sangat sempurna. Rambut lurus sebahu dan basah, wajah cantik dengan pandangan mata yang tajam, sayu. Bibir itu mungil sekali, kulitnya kuning
Hot Chapters