Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

ucap Amel "Ya, kok aku nggak dicritain sih," gerutu Putri padaku juga Amel. "Hehe, tenang Put sahabat baikku. Ini juga baru hari pertama masuk kok. Aku kerja tambahan di Graha Tailor dekat kampus." "Dekat kontrakan Pak Alfa juga," celetuk Amel yang langsung aku bungkam mulutnya. Tapi terlanjur Galang dan Putri mendengarnya. Sontak Galang tertawa mengejekku.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
My Sexy Sugar Mommy

My Sexy Sugar Mommy

jawab Amel. Amel kemudian buru-buru pergi bersama temannya karena takut ditanya banyak hal lagi. Deon ingin bertanya lagi, tapi urung karena Amel sudah pergi terburu-buru. Dia pun kemudian memandang ke toples tips untuk karyawan di sana. “Hidupmu sepertinya sangat baik, bahkan setelah semua yang terjadi, Tuhan masih saja memberimu sebuah kemenangan,” gumam Deon dengan senyum getir di wajah.
9.8231.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Gairah Nakal, Sugar Baby

Gairah Nakal, Sugar Baby

jawab singkat Bryan. "Oh... Kalau butuh bantuan panggil aku ya?" Amel menyodorkan diri. "Emang kamu bisa?" Nada Bryan sedikit berubah menjadi lembut. "Bisa," jawab Amel sambil tersenyum. Tentu Amel bisa, karena ia salah satu murid terpintar di sekolahnya waktu di desa. Bahkan Amel selalu mendapat beasiswa kepintaran sampai ia lulus sekolah menengah atas.
9.2781.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.2K kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

Paniknya Tuan CEO : Istri yang Dikhianati Ingin Cerai

Amel merengek. “Sayang, mama nggak bisa menemanimu hari ini. Mama sangat sibuk.” “Bagaimana kalau Aku menggantikanmu, Bu Laura?” Guru Karin menanggapi penuh harap. Aku mengerutkan kening menatapnya, merasa guru muda semakin tidak tahu malu. “Terserah kamu, Bu Guru. Tapi Amel tetap nggak di pergi. Aku tidak nyaman meninggalkannya pada orang asing.”
8.1142.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Istri Sah Dan Wanita Panti Pijat by AMELIA

Istri Sah Dan Wanita Panti Pijat by AMELIA

Tiga hari setelah pertemuan dengan sang nenek itu, seorang wanita paruh baya menemui Amel di kediamannya. Wanita yang biasa di panggil Umi itu tak lain adalah guru mengaji Galang. "Saya dengar-dengar sekarang bu Amel sudah berjualan martabak mini ya?" tanya Umi yang duduk di ruang tamu, kediaman Lastry itu. "Iya Umi, untuk tambahan biaya anak-anak," jawab Amel apa adanya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Untuk Teman Kecilku

Mendadak Jadi Ibu Untuk Teman Kecilku

jelas Bu guru sambil menatap Anna. "Papa masih di luar negeri Bu guru, jadi nanti Amel datang sama mama aja, iya kan, Ma?" sahut Amelia sambil tersenyum dan memegang tangan Anna. "I-iya, sayang. Tentu." Anna tersenyum menutupi kegugupannya. 'Ha ... Mama ...?' Anna membathin. "Baiklah, kalau begitu saya permisi," pamit guru Amel.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku

Tempat teraman saat grogi, Amel memang sangat dekat dengan Nana. Burhan juga sangat terharu, tugas menjaga gadis manja itu akan dibagi dengan pemuda di depannya ini jika Amel menerima. “Aku tidak menolak, tapi butuh waktu untuk mencerna semua ini. Ini kejutan luar biasa untukku. Nanti Aku bicara dengannya Abang. Biar Abang yang menghubunginya ustadz,” jelas Amel. Amel kembali ke kamar setelah berpamitan. Dia sempat melirik raut kecewa Hamka.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Dia segera melepaskan handuknya setelah Amelia pergi dan mulai berganti pakaian di sana. Sementara itu, Amelia segera membuka kembali ponselnya. Dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu untuk mengabari Adam. Amelia membuka ruang obrolan dan mengetikkan pesan, “Anting bunga matahari ini bukan milik Nona Gauri, Tuan.” Hari ini, hari pertama Gauri bekerja sebagai CEO. Kesibukan Gauri berarti kesibukannya juga. Dia khawatir tidak punya waktu untuk menghubungi konglomerat itu.
9.964.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Jalan Menuju Jodohku

Jalan Menuju Jodohku

Lalu Amel membalas pelukan Bu Wati. "Mel, hiks hiks," panggil Bu Wati yang masih terus meneteskan air matanya, suarany hampir habis tapi masih terdengar. "Maafin aku, Nte. Gara-gara aku semua ini," ucap Amel memberanikan diri. Bu Wati melepas pelukannya, dia beralih menggenggam tangan Amel, mengajak Amel duduk.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Om Duda, Nikah Yuk!

Om Duda, Nikah Yuk!

tutur Gala. Amel yang mendengar itu melirik malas Gala. Sedangkan Diana yang mendengar mengepalkan tangan. "Gak perlu! Gue juga punya duit cuma buat makan aja mah. Mendingan lo jauh-jauh deh jangan gangguin gue," sinis Amel. Gala hanya menyeringai mendengar itu, ia dengan sengaja mencolek dagu Amel membuat wanita tersebut marah.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai bu guru amel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status