Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

Terpesona Gus Tampan, Usai Dicampakkan Mantan

ucap Gus Fiment dengan wajah sumringah. "Gus Fiment tidak marah?" Tanya Akbar dengan wajah tidak percaya. "Marah untuk apa?" Tanya balik Gus Fiment. Akbar segera menggenggam tangan kanan Gus Fiment. Sebelum ia menciumi tangan Gus Fiment itu dengan penuh rasa gembira. Bagaimana pun juga, itu adalah hal yang paling indah di rasakan oleh Akbar. Ia sama sekali tidak percaya, jika Gus Fiment tidak marah akan keputusan yang di ambil oleh Akbar. Justru sebaliknya, Gus Fiment mendukung penuh apa yang di lakukan oleh Akbar. Hal yang tidak pernah bisa di bayangkan oleh Akbar sebelumnya.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as gus amar
Read
+Library
AMORIST

AMORIST

Ujarnya dengan suara bariton ciri khasnya. “Akan aku carikan pengasuh baru untuk mengurus anakmu dan aku akan sebar broad cast di seluruh penjuru kota. Siapa sih yang akan menolak mengasuh keturunan Mr. Bramantha? Katakan padaku,” Gabriel benar-benar dapat mengembalikan suasana yang menegangkan sedikit cair. Laki-laki itu benar-benar seperti memiliki seribu wajah, ekspresi, dan kepribadian yang dapat menyesuaikan dengan suasana serta keadaan yang terjadi.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as gus amar
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Di tangannya, terdapat gawai yang menampilkan foto seorang wanita berambut pirang dengan wajah tersenyum hingga kedua matanya hanya terlihat seperti sebuah garis melengkung. “Aku merindukanmu, Mon Amour,” ucap Avan sambil memandang foto Farrin. Ia memang memiliki julukan tersendiri untuk wanita kesayangannya itu. Farrin, satu-satunya wanita yang mampu menjungkir-balikkan hatinya hingga sedemikian rupa. Julukan yang ia berikan tentu bukan tanpa sebab. Avan memiliki sedikit jiwa romantis yang tidak diketahui banyak orang. Hanya beberapa, dan ia tak yakin jika mereka menyadari hal itu.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as gus amar
Read
+Library
Gus Fa...?

Gus Fa...?

"Gus, nyuwun ngapunten kulo sudah dua tahun niki kehilangan jejak mbak Maisya. Gus sampun mboten pernah menanyakan jadi saya juga sudah tidak pernah mencari kabarnya. Nyuwun ngapunten Gus." Segera ku kembalikan hpnya ketempat semula, dasbor mobil ku buka mengambil permen yang selalu kusimpan disana. Hatiku bertanya tanya siapa mbak Maisya sebenarnya, apa saudara jauh mas Fahmi, atau patner kerjanya? Mas Fahmi masuk mobil dengan wajah berseri karena wudhu.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as gus amar
Read
+Library
(A)Gus Nazril

(A)Gus Nazril

"Mau sampai kapan lo diem-dieman begini?" "Gue enggak tahu Do!" "Bertahun-tahun gue kenal sama lo baru kali ini gue tahu lo itu gengsian. Enggak kasihan lo sama Ralin sejak kemarin lo nyuekin dia?" "Gue enggak nyuekin!" "Kenapa lo mendadak jadi kampret banget sih Gus? Kalau gue jadi Ralin ya sudah pasti bakal mikir macem-macem sama lo yang akrab lagi dengan mantan!"
1089.6K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as gus amar
Show Reviews (38)
Read
+Library
Eneng Susanti
ini pakai POV campuran ya? Baru ngeh ... saking seru dan ngalirnya cerita. Keren banget ada romance religi yang populer kayak gini. Ikut senang lihatnya. Bikin semangat bikin karya. Saya juga nulis romance religi. Salam dari Khair dan Khaira, ya, Kak. Semoga bisa populer juga :D
Sophie Soffin
bagus menurutku, ada comedy nya ada sedihnya, ada senengnya jg. serius baca smpe terbawa cerita. ikut emosi wktu nazril lya nikah, eh trnyta cm mimpi. ikut kaget dan gak percaya lya kakaknya ralin trnyta mntannya nazril dan ketika tante rani nikah.
Read All Reviews
CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

Mariyah menarik jas yang dikenakan Gus Al, menuju ke arah Puspa dan Hamzah yang sama-sama tercekat. Boug! Bogem mentah mendarat pada pipi Gus Al, setelah Bang Amar menarik krah jas yang dikenakan Gus Al dari belakang. Gus Al tersungkur. Pria itu tidak membalas. Matanya yang basah tak berhenti menatapku. Semua tamu undangan berteriak histeris. Ketika bang Amar dengan wajah merahnya hendak menjatuhkan bogem kedua pada Gus Al.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as gus amar
Read
+Library
Asmara Ghina

Asmara Ghina

Es krim dengan varian tersebut memanglah favoritnya. "Lho, masih ada orang di dalam? Mau pulang apa mau dikunci, Nak?" Ghina tertawa, Pak Amin, penjaga sekolah hendak melaksanakan tugasnya untuk mengunci pintu-pintu kelas. Beliau memang suka bergurau dengan siapapun. "Bentar, Pak. Tinggal sedikit, nih. Kalau es krimnya sudah habis aku langsung pulang, kok."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as gus amar
Read
+Library
Menjadi Kesayangan Tuan Ammar

Menjadi Kesayangan Tuan Ammar

Mendengar itu Ammar yang tadi wajah nya terlihat lesu kembali berseri dan berbinar-binar. "Deal!!" Ucap Ammar sambil mengulurkan tangan kanan nya mengajak Marisa bersalaman. "Deal!!"
639 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as gus amar
Read
+Library
Comeback Amerta

Comeback Amerta

Kesabaran Amerta habis ia menggebrak mejanya. "Aku punya nama,dan namaku A M E R T A,"ujarnya sambil mengeja namanya. "Terus kalau kau Amerta memangnya kenapa?,aku bebas memanggilmu apa saja. Berani sekali kau denganku,memangnya kau tidak tahu aku siapa,hah?" "Kau Dirgantara Laksamana,pembully orang yang lemah, bukan?"kekeh Amerta.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as gus amar
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status