Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

Budi sangat murka dengan apa yang baru saja didengarnya. Namun Elang tak mundur walau sejengkal saja. Dia dengan gagah berani siap menerima apapun yang akan dilakukan oleh Budi. “Kau keterlaluan, Elang! Kau sudah menginjak-injak harga diriku! Bukankah kau tahu kalau aku ini cacat dan juga ada penyakit pada otakku?! Bagaimana mungkin aku bisa membuat Zahra bahagia?!” teriak Budi dengan kesal. Kalau saja dia dalam keadaan normal, ingin rasanya meninju lelaki yang berdiri di hadapannya itu.
8.4316.5K viewsOngoingAdded to Library 8.9K Times as budi troublemaker
Read
+Library
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Pak Budi menghela napas panjang, lalu berbalik menatap Mahendra dan Ratna yang berdiri dengan wajah penuh kebingungan. “Pak Budi?” tanya Mahendra terkejut. Pak Budi tersenyum tipis. “Tenang saja. Kalian aman sekarang.” Ratna mendekat dengan wajah cemas. “Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa orang itu?” Pak Budi menatap mereka dengan serius. “Musuh yang tidak akan berhenti sampai Arjuna dihancurkan.” Mahendra mengepalkan tangannya. “Kalau begitu, kami harus membantu anak kami.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Kekasihku Dosenku

Kekasihku Dosenku

Padahal selama ini ia mengaku sebagai mahasiswi. "Woy, biasa aja kali ngelihatnya!" tegor Budi sambil melambaikan tangannya di depan mukaku. Aku menyungging senyum, berusaha bersikap biasa saja, agar Budi tidak curiga. "Sakit hati sama Sisil, bukan berarti sekarang kamu jadi pedofil, kan, Bro?" Budi mencoba menggodaku. "Sial, memang aku cowok apaan!" umpatku sambil melempar sedotan padanya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Gara-Gara Utang

Gara-Gara Utang

Wajah Alvin merah padam tak bisa menjawab pertanyaan Nadia karena memang yang dia lakukan saat ini adalah menukarkan Nadia dengan utang-utangnya pada Budi. Brakk. Penghulu berpeci hitam itu sampai terlonjak kaget saat lelaki yang hampir botak itu terlihat marah dan memukul meja di hadapannya. "Diam semuanya! Kalau kalian berdebat terus tak akan ada habisnya." Budi menoleh pada Nadia dan mencoba tersenyum yang bukannya manis malah terlihat seperti seringai menakutkan. "Manis, jangan khawatir. Mas Budi yang ganteng ini akan membuatmu menjadi wanita paling bahagia di muka bumi."
4.1K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Bahkan ibu sampai sakit, dan aku lah yang mengantarnya ke dokter.” “Ibu sakit lagi? Itu karena aku?” tanya Maha lirih. “Maha, aku kecewa padamu karena dengan bodohnya kamu menerima lamaran jadi yang kedua. Kamu tahu kan status istri kedua itu konotasinya negatif? Bahkan kamu akan di cap sebagai perebut dan wanita penggoda. Keberadaan kamu takkan dianggap dan kamu dijadikan sebagai tokoh antagonis. Kamu ingin meraih surga dengan jalan seluka ini?”
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Gadis Bodoh [Bego]

Gadis Bodoh [Bego]

Padahal perkataannya waktu itu hanya ucapan kesal sesaat, tapi hari ini dia sendiri harus menerima teguran dari anaknya mengenai jangan mubazir. "Bukan gitu juga kali, bego. Itu kan udah keluar dari mulut, gak pantas lagi dimakan." Mamanya menepuk dahi, rada stres memiliki anak sinting seperti Altha, udah kayak ngerawat bayi besar. Meski dia bilang jangan mubazir, tapi bukan begitu juga maksudnya, masa iya makanan yang udah keluar dari mulut dimakan kembali. Kan jorok!
9.83.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Tatapannya mengeras. “Sekarang aku kasih kesempatan buat minta maaf.” Suasana langsung hening beberapa detik. Lalu Budi tertawa semakin keras. “Minta maaf?” katanya sambil menepuk meja. “Kau pikir sekarang kau siapa? Baru punya duit sedikit udah sok besar?” Salah satu temannya mengeluarkan ponsel dan mulai merekam. “Ini bagus buat konten,” ejeknya. “Si Roni korban bully sekarang sok kaya.”
8.7K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Ludus

Ludus

Teriak Dudung membuang mang Didin menepuk keningnya sendiri. "loh padahal mau diajak sarapan bareng," gumam pak Budi guru matematika dikelas Darga. "Bu bubur tanpa kacang satu ya!" pesan Pak Budi kepada tukang Bubur kemudian duduk di meja yang baru saja Dudung dan Jordan duduki. "kalo berdosa ya gitu, mau diajak yang enak juga ketakutan sendiri, dasar murid penakut!" gumam pak Budi yang langsung menerima buburnya dan melahapnya dengan tenang.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

Titan masih asik tertawa dan Tristan masih cengo sampai akhirnya sebuah teriakan menyadarkan mereka berdua. Membuat keduanya langsung diam. "ADUH! Bunganya jadi rusak gara-gara kalian!" Pak Budi berteriak dari pinggir kebun. Tukang kebun itu menenteng sekop dan sudah memayungi dirinya sendiri. Titan dan Tristan otomatis menoleh, lalu menunduk melihat letak jatuhnya Titan. Ya, cewek itu terjatuh dan menghancurkan bunga-bunga itu dengan mendudukinya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as budi troublemaker
Read
+Library
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

Ucap pak Bagas diiringi kecupan di dahiku. Malam itu, adalah malam paling konyol diantara kami. Parahnya Pak Bagas selalu menggodaku sampai sekarang karena kejadian tidak terduga malam itu. Lagi pula, siapa yang mau mengalami disaat-saat yang tidak tepat? Untung saja, Pak Bagas mengerti. Tapi tetap saja, tangannya amat sangat tidak ramah. "Hhhh... Dasar Duda Cabul!" ***
2.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as budi troublemaker
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status