Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Amazing brie

Amazing brie

Brie terdiam untuk mengatur napas agar tidak terlihat semakin kacau. “Maaf untuk keributan ini. Kota ini adalah asalku. Terima kasih airnya.” Bri beranjak dari duduknya dan segera bergegas meninggalkan tempat itu. Namun, tangan Edwin dengan sigap meraih lengan Brie dan menahan langkah Brie. Jantung Brie berdegup kencang. “Wah, kebetulan. Ayo kita sarapan di sini dulu, aku traktir.” Tanpa melepaskan lengan Brie, menunjuk sebuah gerobak bubur ayam yang ada di seberang jalan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as bri trouble
Read
+Library
Takdir Cinta untuk Briella

Takdir Cinta untuk Briella

Gietta terpaksa harus mengupayakan cara lain selain bertahan diri di hadapan mereka. Setelah Gietta pergi, tinggal Aden dan Briella berdua di dalam ruang tamu. Briella tampak terengah-engah napasnya karena pertengkaran yang sudah terjadi. "Apa kamu perlu minum obatmu?" tanya Aden. "Ya, ya. Ambilkan aku obatku," kata Briella. Briella lantas memegangi dadanya. Tak terkira jika napasnya akan tersengal-sengal. Perdebatan dengan Gietta rupanya memicu napasnya menjadi sesak.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as bri trouble
Read
+Library
BROKEN HEART

BROKEN HEART

Tidak sabaran dan sekarang lihat akibatnya ia menabrak seseorang sampai barang-barangnya terjatuh. Brak! Lili berteriak terduduk dilantai dan Ronald membantunya begitupun orang yang tidak sengaja ia tabrak. Sama-sama mengulurkan tangan untuk membantu Lili bangun. “kau tidak apa?” tanya suara orang yang ditabrak “kau baik-baik saja?” dan Ronald juga bertanya hal yang sama
3.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as bri trouble
Read
+Library
Little Brother

Little Brother

Nyatanya dia tidak lebih dari seorang pecundang. "Kudengar kau menolak kerjasama dengan perusahaan B? Menurutku itu keputusan yang kurang bijak. Jika kau sudah melihat profil perusahaan B, seharusnya kau dengan senang hati bekerja sama dengan mereka. Tapi kenapa tidak?" ucap Kayla membuka tujuannya perlahan. "Mereka mengalami krisis finansial dan tidak memiliki apapun untuk investor percaya pada mereka," jelas Zen singkat.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as bri trouble
Read
+Library
Why Him?

Why Him?

“Untuk apa kau bertanya seperti itu, Gary? Kau tahu bukan jika hidupku selalu dikelilingi oleh banyak masalah.” “Ya, aku tahu. Tapi sebanyak-banyaknya masalah yang pernah ada di hidupmu, kau tidak pernah sekalipun membuat dirimu sampai mabuk seperti ini, Bri. Memangnya masalah apa yang bisa membuat seorang Brianna sampai seperti ini?” Gary meletakkan lagi satu gelas alkohol yang dipesan Brianna. Dari sorot wajahnya jelas-jelas menunjukkan ia begitu khawatir. “Jika kau tidak keberatan, kau bisa menceritakannya padaku.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as bri trouble
Read
+Library
BROKEN HOME

BROKEN HOME

Mungkin kamu dikirim Tuhan untuk membuatku tidak terlihat menyedihkan! Bel pertanda masuk jam ketiga telah berbunyi itu artinya setelah jam ketiga ini waktunya pulang. Semua siswa baru memperhatikan pemateri dan ternyata moderator dari materi kali ini adalah Vino. Ia duduk di sebelah pemateri dengan raut wajah tanpa ekspreksi. Sedangkan Viola mengetahui ternyata Vino menjadi moderator ia langsung menundukkan kepala. Entah kenapa dirinya tidak berani memandang Vino. Apakah ada benih suka tumbuh dihati Viola?.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as bri trouble
Read
+Library
Hot Brother

Hot Brother

Pengaruh Brianna memang cukup besar di sini, seorang putri pejabat kaya, salah satu donatur terbesar di sekolahnya. "Di mana Brianna sekarang?" tanya Kalila bingung. Dan teman-temannya justru lebih tidak mengerti. "Memangnya di rumahmu tidak ada televisi? Beritanya tersiar di mana-mana, bahwa Brianna dengan satu temannya tertangkap tidak sadarkan diri di sebuah gedung kosong. Mereka kedapatan pesta obat-obatan terlarang," ucap Meeta menceritakan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as bri trouble
Read
+Library
After Broke Up

After Broke Up

trauma bgt sama darah wkwk Veronica : tadi bebeb lu nanya kenapa lu bisa lihat darah Adeline : iya udah gue jelasin ca Fania : Aku baru sampai rumah gais Fania : Ryn gw gak sengaja sumpah pesen roti selai kacang Veronica : eh ryn, lu udh cerita sama ronald soal tadi di kafe? Adeline : mending jgn cerita dlu deh ryn Fania : Gak usah ceritaa lagian ngapain? Veronica : dih kenapa jangan ? mending cerita lah Karyn : gua balik ke apart sm ronald Karyn : iya gpp fan santai aja, kan kecelakaan doang Fania : Gw merasa jadi gak berguna banget elah Fania : Kita udah temenan dr SMP, tapi lupa kalo lu alergi kacang
102.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as bri trouble
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Segera, ia berlari dan menanyakan apa yang terjadi. “Tolong aku!” Pria bermata sipit itu terus berteriak. Nick terpaku pada semut-semut yang menggerayangi tubuh Youvee. Bukan semut biasa, hewan hitam berukuran besar itu sangat beracun dan bisa membahayakan nyawa seseorang jika tidak cepat-cepat ditangani.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as bri trouble
Read
+Library
MENJADI TAWANAN SANG PENYAMUN

MENJADI TAWANAN SANG PENYAMUN

Pria itu tidak memberikan ruang bagi Briana untuk bernapas. Tristan meraih tangan Briana yang tadi ia gores di depan para ksatria. Perban darurat yang melilit telapak tangannya mulai merembeskan warna merah. "Kau gila," desis Tristan. Suaranya tidak lagi dingin, melainkan serak oleh emosi yang sulit didefinisikan. "Melukai dirimu sendiri demi membungkam mulut tua bangka itu? Kau pikir aku tidak bisa menanganinya tanpa drama berdarahmu?"
10768 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as bri trouble
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status