Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Demon's Bride

The Demon's Bride

gumam Valleya sembari memegangi dada, lalu menjauhi buket bunga yang nyaris dia ambil dari atas lantai beranda. Bibi Ema hanya memandang Valleya dengan tatapan tidak senang, namun matanya beralih ke arah buket bunga yang memancarkan warna-warni cahaya ke segala arah, bagaikan permata yang dipajang di bawah sinar lampu seperti pameran dalam museum kerajaan. “Benda apa itu?” tanya Bibi Ema dengan mata melotot ke arah bunga-bunga indah tersebut.
1011.9K viewsOngoingAdded to Library 439 Times as buket bunga uang
Read
+Library
The Horizon of Jiu

The Horizon of Jiu

Gadis penjual bunga itu sangat menggemaskan, membuat Jiu berjongkok agar garis mata mereka sejajar. “Bisa beri kakak tiga kuntum?” Jiu bertanya ramah. Senyum gadis penjual bunga merekah mendengarnya. Dia lalu mengambil tiga kuntum bunga lili dari keranjang dan membungkusnya menjadi buket kecil. Jiu menerimanya dengan hati senang, lalu menoleh saat Shenlong memberikannya satu keping uang. “Ini terlalu banyak, Kak!” Gadis kecil itu tersentak saat menerima uang. “Aku belum punya kembalian.”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Ingin sekali melengos pergi. "Hati-hati, lihat lemparanku!" teriak Melissa sebelum melempar buket bunga putih dan pink ke belakangnya. Buket itu seperti berisi mawar putih, lily, dan tulip. Buket yang mahal yang bisa ditukar dengan satu kuintal beras untuk makan satu RT. Aku tidak ikut parade perebutan buket bunga mengandung tuah, tentu saja. Aku kan sudah menikah. Akan sangat buruk—menurut mitos jika aku mendapatkannya.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 677 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Dark Obsession

Dark Obsession

tanya Milla penasaran. "Maybe! Aku permisi dulu, Mrs."pamit kurir tersebut sambil memutar tubuhnya segera. ______________  Megan menelan ludahnya, menatap jelas flower bucket bertanda "The Million Roses" jelas. Semua orang tahu bahwa toko bunga yang berpusat di 'Budapest' tersebut merupakan produsen terbaik. Seluruh bunga mereka dari kualitas high world. "Apa Axel yang mengirimkan ku ini?"pikir Megan, sembari menggeser beberapa tangkai roses begitu hati-hati. Hingga ia menemukan setangkai bunga yang di lapisi emas dan kartu ucapan berwarna merah.
1049.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as buket bunga uang
Read
+Library
BURONAN

BURONAN

Ketakutan. Rakha masih meneliti buket bunga itu. Buket ini harganya sangat mahal. Rasanya tidak mungkin jika buket ini milik anaknya Mbok Tuti. Rakha yang sudah mengenal Mbok Tuti bertahun-tahun jelas curiga dengan gelagat aneh pembantunya, itulah sebabnya Rakha meminta buket itu untuk dia lihat. Dan benar saja dugaannya, buket bunga itu memang bukan milik anak Mbok Tuti, melainkan milik Rania.
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 662 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

tanyaku pada lelaki muda yang berjaga seraya menunjukkan bucket bunga mawar merah kepadanya. "Itu mahal, Mbak!" sahutnya menjatuhkan tatapan pada bunga' yang berada di tanganku. "Berapa memangnya?" tanyaku. "Lima juta, Mbak," jawab lelaki muda itu. Sesaat aku menatap bucket bunga yang ada ditangaku. "Kamu tidak akan sanggup membayarnya, Dania!" Seketika aku menoleh ke balik punggungku. Seseorang yang sedang menyalahkan bara api dalam dadaku kini ada di sini.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

TRAGEDI CINTA BUNGA Penulis : David Khanz Bagian : 57 Episode : Keresahan Seorang Bi Enok Wanita tua itu membantu mengemasi barang-barang yang hendak dibawa oleh Bunga, terutama pakaian. Kelopak matanya senantiasa beruraikan air mata disertai isak kecil yang tertahan. DIa merasa sangat sedih sekali karena hari itu adalah merupakan masa terakhir bersama dengan anak perempuan majikannya tersebut. Sosok yang selama ini senantiasa dekat sejak dia terlahir dulu dari rahim seorang Sumiarsih.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Kemana Uang yang Rutin Aku Kirim

Kemana Uang yang Rutin Aku Kirim

"Aku berhutang karena uang yang kakak kirim sudah habis, bukankah kakak mengirimiku bulan lalu sementara bulan ini belum ada. Bukankah kakak yang mengatakan jika tidak mengirim uang karena akan pulang, uangnya bisa kakak berikan langsung tanpa dikirim." Tanpa raut takut sedikitpun di wajahnya, Kalila menjawab lancar. Aku merasa dia sudah mempersiapkan jawaban ini jauh-jauh hari. "Jika begitu baiklah," ucapku sambil merongoh saku untuk mengambil dompet. Aku mengeluarkan lembaran uang merah dari dalam dompet dan menghitungnya. "Satu, dua, tiga, ini ambil satu juta seperti bisa," ucapku sambil menyodorkannya pada Kalila.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Maaf Pangeran, Aku Memilih Cerai dan Mencari Calon Raja Baru

Maaf Pangeran, Aku Memilih Cerai dan Mencari Calon Raja Baru

Dari balik pakaiannya, Jianyu meletakkan sebuah koin perak ke atas meja. Minghan mengerutkan dahinya. “Koin?” “Bukan koin biasa, coba kau perhatikan lagi,” ucap Jianyu. Minghan mengambil koin itu. Memang benar ini bukan koin biasa yang digunakan untuk membeli barang. Koin yang dibawa Jianyu memiliki ukiran bunga plum di atasnya.
10522 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Terlena Kenikmatan Suami Baru

Terlena Kenikmatan Suami Baru

ucap Luke kembali. "Aku nggak mau, Yah. Dia itu cuma penjual bunga," angkuh Rahas dari tempatnya. "Memangnya aku mau denganmu?" balas Rain tak mau kalah. "Tidak sama sekali!" "Ck." Luke berdecak kesal sambil menatap penuh peringat pada Rahas. Sekalipun Rain hanya pengusaha bunga, akan tetapi bisnisnya sangat lancar. Toko bunganya adalah yang terbesar di kota ini dan incaran banyak orang dari luar kota. Lagipula bunga yang Rain belum bukan bunga murah, harga satu buket bunga di tokonya saja 1 juta ke atas. Ada yang ratusan ribu, akan tetapi pertangkai. Sekalipun mahal, tetapi tokonya tidak pernah sepi pembeli. Peminatnya banyak, sebab dia bukan sekadar menjual bunga. Dia juga menjual seni dar
1033.6K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as buket bunga uang
Show Reviews (20)
Read
+Library
CacaCici
Halo, MyRe Semua. ಥ⁠‿⁠ಥ Bab 76 kita double. Padahal CaCi up seperti biasa, tapi bisa-bisanya babnya otomatis jadi dua. (⁠〒⁠﹏⁠〒⁠) Untuk bab 76, mohon agar tidak dibuka kedua-duanya. cukup satu saja agar MyRe tidak rugi yah. Untuk kesalahan tersebut, CaCi mohon maaf (⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)ಥ⁠‿⁠ಥ
Ayu Ilma
kasian para bumil² di cerita caci, kudu mengahadapi berbagai mcm tekanan. gak cm tekanan emosi tp jg mental. cb skali² para bumil & busui dibuat waras gt kak... ga cm cewenya, tp jg cowonya. jgn dibuat dingin cem kutub utara /tembok terus. dibuat luwes tp gak kaku, dingin, tembok. humoris gtu loh...
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status