Embun Cinta
“Bapakku selalu berkata bahwa alam adalah guru yang paling jujur kepada manusia. Alam adalah guru yang menyimpan segala ilmu. Maka, kata bapakku, jika kita ingin menjadi orang pintar, orang cerdas, orang yang berpendidikan, maka kita harus sering-sering belajar kepada alam.”
Permata berhenti sejenak bertutur, dia menggapai sebuah bunga liar yang tumbuh di antara padi-padi, bunga itu berwarna merah menyala. “Wah, indah sekali bunga ini!” Permata memuji bunga yang ada di tangannya. Danu tersenyum melihat Permata yang tersenyum, mencium-cium bau bunga dengan hidungnya.
“Lalu apa lagi kata bapakmu?” tanya Danu, dia berjalan terlebih dahulu di pematang sawah.