Nayla
Nayla membayangkan sepasang paruh baya yang ada di ruang guru tadi.
"Eh, lo pake logika aja ya. Mana ada guru mau upacara pake dasi sama jas hitam mengkilap, Pak Bakri aja pake batik murah. Terus Emak Raka nenteng tas Hermes, rambut udah kaya dari salon. Guru yang lain cuma modal sisir," ujar Rangga. Nayla terdiam dengan wajah cengo.
"Orangtua Raka sebulan sekali dateng ke sekolah. Hebatnya mereka mau ikut upacara juga," timpal Beca dengan kagum.