Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Ujar guru senior dengan tabiat ketus. "Apa ibu Astuti tahu soal ini?" "Bu Astuti mah bakal setuju aja sama apa yang kami ucapkan." Bunga berpikir sembari menatap lekat Yusni dan juga guru wanita lain yang duduk di sebrang sana. Sekarang dia mengerti apa yang terjadi. Di meja Bunga terdapat banyak hadiah perpisahan dari anak muridnya yang baru saja naik kelas. Termasuk satu buket bunga mawar yang sangat indah.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

jawabnya lagi. “Lalu, siapa wanita itu? Siapa guru yang bernama Minos itu?” “Minos? Dia guru baru di sini. Baru seminggu lalu dia mengajar di sini. Dia masih masa percobaan dan telah menyelesaikan masa tugasnya kemarin. Semestinya ini tak terjadi,” kata perempuan paruh baya itu resah.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Mencintai Guru Galak

Mencintai Guru Galak

jawab Rizal tegas membuat pemilik butik itu mengangguk. "Baik Pak, kami akan menuruti Bapak dan kami akan mempersiapkan semua gaun-gaun yang sudah kalian semua percayakan kepada kami, dan juga gaul untuk Bridesmaids akan kami kirim besok ke rumah bu Via," ujar pemilik butik tersebut.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Semua yang ada di ruangan terkesiap mendengar jumlah buket bunga yang masih ada di meja petugas keamanan kantor. Tujuh belasan??? Taman bunga??? “Yang ngirim Nasionalisme banget ya. Dipas-in sama tanggal ulang tahun kemerdekaan.” “Kak Elin keren deh. Penggemarnya pasti banyak ya. Sampai dikirimin bunga sebanyak itu.” “Eh, siapa tau aja dari satu orang.” “Hah? Kalau yang ngirim cuma satu orang, fix sih itu cowok tajir melintir! Itu yang dibawa si Pak Slamet aja, kisaran harganya satu jutaan.”
6.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

goda Lila. "Mbak Lila bisa aja, deh." Mentari makin tersipu. "Ini. Pegang baik-baik, jangan gemetar, nanti bunga indah buatan Lila ini jatuh dan rusak." Irma menyodorkan buket indah pada Mentari. "Makasih banyak, Mbak. Aku akan simpan buket ini. Tanda dukungan Mbak Lila buat aku, bukti Mbak Lila sayang sama aku dan Mas Leon." Mentari memegang buket dengan tangan kanannya.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

“Kenapa tidak Buk? Bahkan setiap kali aku berargumen dengannya maka aku akan selalu mengingat Ibuk.” “Katamu dia dosenmu dan sudah S3, apa kamu tidak apa-apa? Apa kamu tidak akan disepelekan?” “Buk, justru karena dia sudah S3 dan lulusan luar negeri. Aku yakin dia tidak seperti itu. Dia berpendidikan tinggi dan berwawasan luas. Dia tidak akan seperti yang Ibuk bayangkan. Dia lebih baik dari itu. Dia cantik Buk meskipun sudah berumur tiga puluh lima. Sama sekali tidak ada tanda-tanda bahwa dia berumur tiga puluh lima. Menurutku, dia adalah perempuan yang dibilang orang awet muda. Wajahnya persis seperti orang umut dua puluh lima. Dia tidak memakai riasan wajah yang menor. Setiap harinya dia h
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
LOVE IN THE ENEMY

LOVE IN THE ENEMY

jawab Deva dengan wajah yang lelah. "Guru! aku datang ke sini untuk membawakan Deva segelas air, aku tahu dia pasti sangat lelah berlatih seharian," ujar seorang gadis penjual bunga yang mendatangi Deva dan gurunya saat berlatih. "Terimakasih, akan kuberikan air ini untuknya, kau lanjut saja melakukan aktivitasmu,” jawab Sang Guru sambil mengambil segelas air dari tangan sang gadis itu. Gadis itu pun pergi dengan senyuman yang lebar. "Lihatlah! Nak! bahkan seorang gadis penjual bunga pun rela jauh-jauh kemari hanya untuk memberikanmu air minum, apa kau tidak bisa merubah pikiranmu itu?" tanya Sang Guru kepada Deva. "Terimakasih, Guru. Tapi kau tahu banyak wanita yang seperti itu kepadaku, ta
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Married Young

Married Young

Guru BK berjenis kelamin perempuan itu memberi hukuman pada Nawang untuk membantu Pak Kebon menyiram bunga. Sambil komat-kamit menyumpah serapahi guru bertubuh penuh lemak itu Nawang melangkah keluar dari ruang BK. Dia meletakkan tas asal diatas kursi pinggir koridor. Lantas menghampiri Pak Kebon. “Mana lagi yang mau di siram, Pak?” tanyanya cuek. Yang di panggil Pak segera menghentikan kegiatannya. “Eh, kenapa?”
9.815.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

ucap Alfa dengan senyuman smirk-nya. “Gue kan udah bilang gue gak mau tanggung ja …,” “Zela!” Perempuan itu menoleh kala namanya dipanggil. Alfa pun ikut menoleh ke sumber suara itu berasal. “Ibu tunggu kamu di ruang BK,” ucap seorang guru dengan tatapan memicing. “Ba- baik Bu,” jawab perempuan yang memakai syal itu. Perempuan itu membuka jok motornya dan lalu mengambil beberapa barang yang dia butuhkan. Sementara laki-laki disampingnya hanya melihat sedari tadi gerak-gerik perempuan itu.
6.922.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Jadi, tidak ada yang boleh membela pihak laki-laki jika wanita mengatakan dirinya benar. Kecuali, memang ada bukti kalau si wanita melakukan kesalahan. Baru bisa menjadi bahan pertimbangan. Aku dan yang lainnya langsung mempersiapkan hadiah untuk para guru, wali murid, dan juga anak-anaknya. Setelahnya langsung berlanjut ke pengisian amplop. Aku sungguh tidak sabar untuk pertunjukan besok. **** "Semuanya sudah siap, Bu."
1045.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 911 kali sebagai buket untuk hari guru perempuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status