Cinta Satu Malam
Bima memberikan buku itu kepada sang kakek, lalu mereka sama-sama melihatnya seperti bernostalgila pada masa lalu buku catatan yang tulisannya sedikit pudar itu ketika di baca mengingatkan masa lalu tuan Alexander bersama sang istri dan kedua putra yang masih kecil.
"Kakek kenapa tertawa sendiri seperti itu, apa yang lucu?" tanya Bima.
"Bima ini adalah buku harian yang menceritakan bagaimana nenekmu mengasuh paman dan ayahmu," jawab tuan Alexander.
Sabian jadi penasaran apa isi buku itu, ia meminta ijin kepada ayahnya agar boleh melihatnya, hatinya bahagia sekaligus sedih atas apa yang dibacanya begitu susah payah bagi sang mama untuk mengasuh kedua anaknya, setiap foto ada keterangannya di