WANITA KEDUA SUAMIKU
Allah ingin Tante Ira mengakhiri kejahatannya dan mendekam dibalik jeruji besi.
Dua hari sebelum kami pulang, Mang Dirman yang ternyata tinggal tak jauh dari rumah persembunyian kami, berani menemui Papa karena tak sengaja melihat Papa di mushola. Beliau dihantui rasa bersalah, karena membiarkan Mama meninggal karena ulah Tante Ira. Mang Dirman juga yang memberi tahu Papa, bahwa di rumah lama Tante Ira masih banyak tersimpan bukti-bukti bahwa Tante Ira pemakai obat-obatan dan juga bukti pesan dan surat rencana pembunuhan pada Mama. Tak lupa buku catatan kecil, yang akan mengungkap semua kebusukan Tante Ira.