Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Ibu Susu Anak Mantanku

Menjadi Ibu Susu Anak Mantanku

seru Kalen lantang, kini berdiri dan menatap ibunya dengan sorot mata penuh kebencian. Sosok wanita yang selama ini ia panggil "Mama" kini telah berubah menjadi sosok asing—seperti iblis dalam tubuh manusia. “Untuk apa kau bersikap baik pada Rania selama ini, jika akhirnya kau membunuhnya?” Suaranya pecah karena emosi. “Bahkan kau melarang Rania memiliki anak denganku! Apa kau sadar betapa kau telah menghancurkan hidupku?”
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 751 kali sebagai re maman suherman
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
cuma diajaka berjemur aja panik astaga jangan2 dulu rania gak becus ngurus Melvin ini gak usah takut gitu kali Nadya gak culik anakmu. nah sesuai dengan keinginan kamu kan ini mau asi dan tegangan Nadya jadi harus bayar anggap aja Nadya pengaruh anakmu
AlbyMalik
tuh denger nad... pastinya seorang kawan sahabat yg selalu mengiringi hari2 kalen mereka paham gerak gerik bahasa tubuh bahkan bahasa kalbunya si kalen.. dia hanya mencoba menutupi isi hatinya walau dia tidak bener2 mampu mengelabui kawan2nya.. dia hanya berpegang pada gengsi
Baca Semua Ulasan
Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Aura memanfaatkan momen ini untuk menanyakan kabar sang Mama di kampung yang sempat drop saat berita tentang dirinya viral. “Mama sudah baik, Ra. Kamu tahu sendiri kan Mama bagaimana? Sakitnya langsung sembuh kalau ada pesanan roti masuk. Beliau langsung lari ke dapur,” cerita Devano yang membuat Aura sedikit lega. “Bukannya sudah banyak pegawainya, Dev?” “Ya, namanya juga Mama. Beliau tidak bisa diam.” Devano terdiam sejenak, tampak ragu sebelum akhirnya melanjutkan kata-katanya, “Ra... Mas Arman masih sering teleponan sama Mama dan Papa.”
1030.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum yakin, Mama sengaja mengatakan hal itu karena tahu kedatangannya saat ini. Huft ... harus siapin mental lagi kayaknya. "Assalamualaikum." Shahum mengucap salam tanpa beban. Seolah tak perduli dengan sindiran Mama Rima barusan. "Waalaikumsalam," balas mereka kompak. "Num, kamu sudah pulang?" tanya Papa Hendra. "Udah, Pa. Alhamdulilah." Shanum mencium tangan Papa Mertua dengan takjim, begitu pun Mama Rima. Meski di balas tatapan penuh permusuhan.
1048.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
Suami Dadakanku (Bukan) Pria Mandul

Suami Dadakanku (Bukan) Pria Mandul

canda Pak Hermawan kocak sambil mengedipkan mata. “Sudahlah Pa, lihat jalan, Mama tidak mau berdebat, Papa godain Mama terus.” “Siapa yang menggoda Mama? Papa cuman nanya, apa Mama lagi pengen? Kalau iya, nanti Papa kasih.” “Ih Papa, bikin Mama ingat masa muda aja!” jawab Bu Sukma sambil mencubit gemas.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
Dihamili Paman yang Mandul

Dihamili Paman yang Mandul

' 'Tapi aku nggak yakin. 'Percaya sama saya. Besok kita ketemu diacara Selena. Dandan yang cantik, saya tidak mau melihat ibu anak-anak saya nangis terus.' 'Bawaan bayi...' rengek Shera. 'Iya saya mengerti, it's okay. Saya akan masak sebentar, tunggu makanannya datang ya! Saya buatkan susu dari rumah, tadi saya juga beli untuk saya simpan di rumah.'
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 507 kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
HAUGHTY RICH GIRL

HAUGHTY RICH GIRL

"Tiup lilinnya.. Tiup lilinnya.. Tiup lilinnya sekarang juga, sekarang juga." Prokk.. Prokk.. Prokk.. Suara tepuk tangan terdengar sangat meriah di dalam ruangan itu. "Suapan pertama buat papa, makasih ya pa udah membesarkan Maria dengan baik." Ucap Shiren dengan mata berkaca-kaca. "Iya sayang, makasih juga udah menjadi Putri papa." Brema Santoso mengecup kening Putri kesayangannya itu. "Ini untuk mama, makasih ya ma udah menemani papaku sampai sekarang." Sambil memberikan suapan pada mamanya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

Yohana masih tidak mau berhenti, ia sangat penasaran dengan Maman. "Itu beberapa bulan yang lalu...sebelumnya ia menjadi koordinator tim data control, dan ia hanya butuh waktu singkat untuk sampai ke posisinya sekarang. Bukankah itu sebuah pencapaian yang hebat?." Simon menjawab pertanyaan Yohana sekaligus memuji Maman. "Siapa Maman ini? Kenapa dia begitu mudah mendapatkan jabatan bagus seperti itu?." Yohana malah terdengar seperti bertanya ke dirinya sendiri.
9.614.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
Pamer Suami

Pamer Suami

“Betul sekali, Tante! Nama saya Kania, saya sahabatnya Ralin sekaligus teman sekolahnya Juan juga waktu SMA!” Bibir Indah langsung membulat begitu mendengar penjelasan singkat dari Kania. “Saya Indah Poernomo! Boleh panggil Tante In aja,” jelas Indah. “Baik, Tante In!” Indah lantas beralih ke sosok menantunya yang kini sudah menghampirinya. “Mama kenapa nggak bilang kalau mau ke sini?” “Oh, Mama kebetulan sedang ada di dekat sini, dan kebetulan juga si pak Bowo tadi harus antar istrinya yang sakit jadi nggak bisa jemput kamu!”
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai re maman suherman
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Shifa chibii
bagus ceritanya,,sampai bikin emosi bacany..hehehe..dan aku selalu skip part Juan dan Kania,, lanjut Thor jngan lama2 up ny ya,,sekaliny up part Kania Juan,,rasanya kaya g up deh,,karena selalu di skip ( ◜‿◝ )♡ hehehe..maafkan aku ya Thor..peace
Indah Hayati
lanjut lagi dong makin penasaran ini apakah juan bakal ceritakan semua nya ama anya tentang hubungan nya dengan kania, dan pasti anya kaget tu setelah tau masalah juan kira2 ralin bakal tau soal hubungan juan ama kania nanti thor
Baca Semua Ulasan
Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya (Season 1 & 2)

Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya (Season 1 & 2)

ujar Mawar dengan mata terpejam. "Suara siapa itu, Dan! Kayanya bukan Maura, kamu jangan main serong, Dan!" bentak wanita yang melahirkannya membuat nyali Hamdan menciut. "Anu ... Mah," ucapan Hamdan terhenti. "Apaan Anu-anu, awas kalau kamu main serong dan menyakiti menantu kesayangan Mama! Kami akan kesitu, ini lagi diperjalanan, assalamualaikum," ucap Mama Hamdan, wanita itu langsung mematikan sambungan telepon.
9.8137.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai re maman suherman
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Rietha Hartanti
kirain udh happy ending karena maura ketemu jodohnya... eee g tau nya malah datang pelakor baru klo gtw sama aja cerita kek pernikahan pertamanya bedanya cuma di suami dan pelakornya aja yg baru.......
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Ucap Hanzero membanggakan istrinya. Mama terlihat senang. "Kau benar benar hebat Hanz. Kau bisa dengan cepat mendapatkan wanita yang sempurna seperti ini. Shela, ini adalah menantu idaman Mama. Apa kau tau itu?" Ucap Mama, itu membuat mata Shela membelalak. "Mama! Jangan lupa dengan tujuan kita kemari." Bisik Shela. Mama langsung menoleh. Oiya. Kenapa bisa lupa?
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai re maman suherman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Maman Suherman atau yang akrab disapa Kang Maman ini punya perjalanan karier yang seru banget! Awalnya dikenal sebagai penulis buku bestseller 'Laskar Pelangi' versi dewasa, tapi ternyata dia nggak cuma jago nulis. Dia juga aktif banget di dunia broadcasting, pernah jadi produser acara TV dan penyiar radio. Yang bikin keren, Kang Maman selalu punya pendekatan humanis dalam setiap karyanya.

Sekarang ini, selain masih produktif menulis, dia juga sering jadi pembicara di berbagai seminar literasi. Gaya bicaranya yang santai tapi berbobot bikin banyak orang suka. Kariernya menunjukkan bahwa passion di dunia kreatif bisa berkembang ke banyak arah kalau kita mau terus belajar dan beradaptasi.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status