Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Aku yang Hebat Ditolak Nikah?

Zoana duduk di kursi penumpang, tatapan matanya penuh dengan kebingungan. "Kalian?" Lapangan tenis itu adalah yang termewah di Kota Montari, karena baru dibuka setahun, jadi letaknya di pinggiran kota yang terpencil. Tentu saja, langkah Fandy saat ini terasa agak aneh. "Kenapa kamu berjalan kaki ke sini?" Fandy bertanya sambil tersenyum. "Aku pikir pemandangannya cukup bagus, jadi aku memutuskan untuk jalan kaki. Lagi pula masih pagi juga."
9.4380.6K viewsCompletedAdded to Library 11.0K Times as bunda montok
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Sari bermonolog, jumawa. Sari memang licik. Dia tidak bodoh dengan menyimpan perhiasan itu lebih lama. Wanita itu berniat menjualnya besok, dengan begitu tak ada bukti jika nanti Ayu mencari-cari si pencuri perhiasan itu. *** "Makanan tadi enak banget, Yu. Ambu tidak tahu kalau di sini makanannya enak-enak," ujar Ambu setelah memasuki rumah.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as bunda montok
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

~Bundaku Kamu marah, ya, sama Bunda? ~Bundaku Maafin Bunda, ya, Nak. Semoga kamu mau maafin Bunda dan makan malam bersama dengan Bunda dan juga Meta, ya. ~Bundaku Ya, Meta adalah nama lengkap dari Shofia. Shofia Abdul Meta. Jelas saja selama ini Thalisa tidak menyadari bahwa Bunda Ara adalah ibu dari Shofia, karena sang ibu memanggilnya dengan sebutan Meta bukan Shofia.
9.88.7K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as bunda montok
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Suami tak juga menjelaskan soal si Montok, aku jadi tak bisa tidur semalaman, kulihat suami malah tidur lelap. Pagi itu hari masih jam enam, suami sudah bersiap-siap, aku ikut bersiap juga, kata suami ini butuh perjalanan empat jam naik mobil. Kami akan menjenguk si montok yang stres karena punya bayi. Ketika suami memanaskan mobil terdengar suara Bu Bondan berteriak dari halaman rumah. Dia memanggil-manggil Makmur anakku. Makmur sedang mandi aku yang datang menemui Bu Bondan.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 958 Times as bunda montok
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

ucap Wandi dengan senyumannya yang ramah. “Di areal terbangun yang terbengkalai seperti ini?” tegas Arif. “Ya, tentu saja. Alcedines!” ucap Wandi. “Alce.. Alce apa katamu?” tanya Arif heran. “Alcedines, alias Burung Raja Udang. Aku mengikutinya sampai ke sini. Lihatlah, warna biru yang indah bukan?” ucap Wandi sambil menunjukkan foto burung yang sempat dipotretnya tadi kepada Arif.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as bunda montok
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Tempat itu penuh dengan pasangan, duduk berdekatan di bawah cahaya temaram, membangun suasana yang intim dan romantis. Adrian memilih meja di balkon, tempat yang paling diincar karena pemandangannya. Balkon itu dikelilingi pagar rendah dari besi tempa, dihiasi tanaman merambat yang dipenuhi bunga-bunga kecil. Dari sana, seluruh pemandangan malam kota terlihat jelas, lampu-lampu gedung bersinar seperti kunang-kunang di kejauhan. Di atas kepala, lampu-lampu kecil berbentuk bola transparan bergelantungan di sepanjang tali, memancarkan cahaya hangat seperti bintang-bintang yang diturunkan ke bumi.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as bunda montok
Read
+Library
My Future Huby

My Future Huby

Zea masih sama, selalu ketus kepadanya dan malah bertambah ketus sekarang. "Tante, saya sama zea pamit," kata Bima saat melihat Mona di teras rumah, sepertinya wanita paru baya itu baru pulang lari pagi. Terlihat dari jaket dan celana training yang ia pakai juga wajahnya dibanjiri keringat. "Iya, makasih ya uda mau jemput anak tante," jawab Mona tersenyum ramah. "Kalau gitu kami pergi dulu." Bima menyalami tangan Mona, ia dan Zea menuju motor sport hijau Bima yang terparkir di luar gerbang.
9.42.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as bunda montok
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.7K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as bunda montok
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Ada sebuah danau indah yang sangat luas membentang. Orang-orang menyebutnya dengan nama Danau Lut Tawar. Konon pula, di dalam danau itu bersemayam makluk-makhluk bunian yang berusia hampir ribuan tahun. Mata Cempaka tak putus memandang keindahan alam itu, angin bukit turun membelai wajahnya yang sarat akan kesedihan. Ia mengelak ketika merasakan sentuhan tangan Daalen di rambutnya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as bunda montok
Read
+Library
Gundik Bangsawan Belanda

Gundik Bangsawan Belanda

Hanya berbekal kain tipis seadanya dan pondok sederhana mampu membuat dinginnya hutan semakin berkurang. Pondok kecil dengan dinding pohon bambu serta atap dari daun kelapa kering yang telah dirangkai. Ia sengaja membangun tempat ini agar ia tak kesusahan untuk bolak-balik kota hanya untuk sekedar beristirahat. Ia hanya akan ke Kota jika terjadi sesuatu yang penting dan mengancam jiwa saja.
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as bunda montok
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status