Petani Terkuat
“Mm. Dulu, saat kami masih muda, dia sering bersantai di atas pohon tinggi seolah tidak takut jatuh. Kadang bawa buah, kadang cuma duduk sambil melihat orang lewat. Waktu itu, beberapa orang sampai menyebutnya sebagai monyet betina.”
Pandangan Jaka terhadap ibunya berubah drastis dalam sekejap.
Bayangan Susi yang selama ini lembut, cerewet seperlunya, dan selalu sibuk di dapur mendadak bertabrakan dengan gambaran gadis muda yang memanjat pohon tinggi tanpa rasa takut. Jaka mencoba membayangkan ibunya duduk di dahan, menggoyangkan kaki, mungkin sambil memakan buah curian dari kebun sendiri, tetapi hasilnya terlalu aneh.