Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
1.0K viewsOn holdAdded to Library 35 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Nathan pulang dalam keadaan lelah, debu masih menempel di tubuhnya dan di tangannya tergenggam seikat bunga segar. Dia berjalan ke arahku, wajahnya sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan. "Rebecca, aku bawakan bunga mawar kesukaanmu." Mawar merah yang melambang cinta yang tulus dan membara, kini berada di tangan Nathan. Namun, di mataku, itu tidak lebih dari sebuah lelucon.
22.8K viewsCompletedAdded to Library 911 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Urusan Terlarang

Urusan Terlarang

Belum reda akan rasa yang sedang sebisa mungkin aku sembunyikan, tiba-tiba saja ia sudah memberikan sebuket bunga kepadaku. "Apa ini?" Tanyaku sambil sedikit ragu mengambil bunga tersebut dari tangannya. "Peony. Kau tidak mengetahuinya?" "Aku tahu ini bunga peony. Tetapi, untuk apa?" "Untukmu. Kau tahu? Setiap wanita berhak dan pantas mendapatkan sebuket bunga." "Terima kasih atas bunganya, Becks." "Sama-sama,". " Lalu, kau ingin pesan apa? Seingatku kau tidak minum kopi, kalau begitu aku akan merekomendasikan coklat atau minuman lainnya yang tidak mengandung kopi."
5.3K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

“Ini kan Desember tinggal menghitung hari agar berganti tahun. Jadi artinya kamu mau kita resmikan hubungan ini secepatnya?” Aku mengangguk dan tersenyum malu. “Yes, yes, yes. Bulan depan akhirnya dikondangin juga,” serunya dan mengambil setangkai bunga mawar merah dan memberikannya padaku. “Terimalah, Adinda. Tak akan lama, bunga ini akan layu karena merasa kalah dengan kecantikanmu yang bagaikan bidadari berparas jelita,” ujarnya melebih-lebihkan. Namun, meskipun kutahu kalau bunga segar akan layu seiring waktu, tapi aku memillih percaya dengan apa yang dikatakan lelaki ini. Semoga saja aku menjadi bidadari satu-satunyA di hati Bang Rian.
1094.7K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

Mungkin niat para penghias tentunya agar pasangan pengantin merasa hati mereka semakin berbunga-bunga melihat bunga ini, nyatanya bagi Ya'qub dan Nayyara itu tidak berlaku, bukannya berbunga-bunga mereka saja tidak saling suka, juga cukup bisa dikatakan saling membenci. "Buset, bukannya dibujuk dulu malah langsung diiyain, dingin dan datar banget lo jadi manusia, Ya'qub!" Nayyara berkata sembari menghentakkan kakinya ke lantai beberapa kali, gadis itu sudah menurunkan kakinya dari atas sofa. "Kan lo sendiri yang bilang, gimana sih?" "Bodo ah!" Ekspresi Nayyara seakan-akan ngambek, membuat Ya'qub keheranan apa juga yang harus di ambekin? Bukankah dia sendiri yang bilang mau tidur di sofa? Ane
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Ya, seperti ini. Metha menghembuskan napasnya. Kedua sudut bibirnya terangkat ke atas membentuk senyuman hangat. "Tidak apa-apa, dik. Jangan terlalu larut dalam kesedihan, nanti ibumu akan ikut merasa sedih melihatmu seperti ini. Untuk bunga itu biar aku yang akan menggantinya," jelasnya menenangkan. Sangat beruntung di dalam dagangannya masih ada seikat bunga lily yang belum terjual.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
My Part-Time Girlfriend

My Part-Time Girlfriend

Tadinya dia sudah sempat putus asa dan juga tidak berharap lebih, namun melihat bunga ini beserta suratnya tyaga merasa lebih dari cukup. Apalagi sejak tadi fareta juga terus merasa berbangga diri karena bianca memberikan bunga untuknya, sedangkan tyaga tidak menerima apapun. Ternyata gadis tercintanya itu memiliki kejutan lain dirumah. Tyaga langsung mengambil foto bunga di atas ranjangnya itu kemudian dia mengetikkan sebuah pesan untuk bianca. *Sayang, aku sudah menerima hadiah bunga darimu. Rasanya masih kurang karena kamu nggak ada disini. Tapi untuk sekarang bunga ini saja sudah cukup untukku. Terima kasih, bi. Love you my girl!!*
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 416 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Janji Setia

Janji Setia

Nuwa melirik kiri dan kanan tidak ada pot bunga satu pun. “Ini dia untukmu, menikah ya denganku.” Lelaki itu menyodorkan apa yang ia bawa. Satu bunga lotus berwarna merah besar sekali. Nuwa tertawa. “Astaghfirullah.” Hampir emosi wanita itu jadinya. “Bunga plastik! Yang asli, yang asliiiii dengan lumpurnya sekalian. Ini palsu, lebih baik kau bawa bunga bank daripada bunga plastik.” Nuwa pergi, tak enak juga dipandang orang di jalanan. Nanti disangka dia yang tidak-tidak, tertangkap dipenjara lagi.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 250 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
Luka Asmara Adelia

Luka Asmara Adelia

ucap penjaga toko bunga yang sudah sering dikunjungi Elang bersama sang ibu itu. "Itu bukan pacar saya, Mbak," sahut Elang, sambil menunggu bunga Lily untuk sang ibu yang sedang dikemas. Matanya tak sengaja melayang ke arah Lia yang menatap serius sebuah bunga mawar mini yang sudah berbunga di dalam pot. "Wah, cantik betul. Pasti harganya mahal kalau di Jakarta begini," gumam Lia. "Kamu mau?"
10510 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

Karena kini mereka berpacaran meski ia belum mencintai Arinda, ia ingin ada sentuhan romantis dengan memberikan gadis itu seikat bunga. "Mbak, saya mau pesan bunga melati satu kilo untuk hari Kamis. Bisa, 'kan?" Elang yang sedang memilih-milih rangkaian bunga berhenti sejenak untuk mendengarkan dengan seksama suara lembut itu. Ia sangat mengenalnya, tak mungkin salah. Sudah pasti pemilik suara itu adalah seorang perempuan dari masa lalunya. Benarkah Sarah ada di kota ini, ada di toko bunga ini?
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as bunga untuk pacar
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status