Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DANYANG

DANYANG

Sementara Dimas mengaku dia merasa sangat sehat tapi memang masih belum ingin kembali ke sekolah. Nala tak turut serta dalam obrolan keluarga, hanya menanggapi ringan sambil mengambil kuah dengan sendok lalu menyuapnya perlahan. Dayu memperhatikan isi mangkoknya, yang seharusnya sama seperti isi mangkik yang lain. Mie tipis berwarna putih, kemungkinan besar adalah bihun yang berbahan jagung, lalu emlat butir bakso sapi, satu bakso kasar yang berukuran lebih besar dan sayuran dan dua potong daging. Seharusnya, bukan sesuatu yang sulit untuk dimakan, kecuali bagi orang-orang yang menerapkan aturan makan berbeda dari orang lain seperti Nala.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
TERJERAT CINTA BOS DUDA

TERJERAT CINTA BOS DUDA

Mas Yogi membawa mangkuk dan dua bungkus bakso itu ke depan, tidak lama kemudian mas Yogi sudah kembali. Aku sudah menuang bakso ke dua mangkuk. Aku memasukkan saus, sambal dan kecap ke dalam mangkuk dan mencampurnya. Nikmat sekali bakso ini, sudah sangat lama aku berlangganan. Selain rasanya yang enak, bakso ini juga terbilang murah dengan isian yang cukup banyak. Yang khas adalah mie-nya menggunakan mie keriting besar, bukan mie soon. "Enak ya ternyata, padahal tampilannya biasa aja. Belum pernah makan bakso pakek mie keriting gini," ujar mas Yogi.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

tak lama Namiya kembali dengan dua mangkok mie rebus yang masih mengepulkan asap, mie itu terlihat merah merona, dengan topping kornet dan bakso serta telur. mie itu sangat wangi, aroma yang begitu di rindukan oleh Allarick beberapa tahun terakhir, dulu dia pernah meminta pada bik Marni untuk di buatkan mie rebus, tapi walaupun menggunakan merek mie yang sama rasa nya jauh berbicara dengan buatan Namiya. dan hari ini dia kembali bisa menikmati mie lezat buatan sang istri. "kamu sendirian aja di rumah? bik Marni dan adik adik mu mana?" tanya Allarick sambil menatap berkeliling.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Jangan sampai tersangkut dan memutuskan diri. “Mama! Mama!” Suara Amelia mengagetkan aku. Suara hening, seketika menjadi ramai. Bik Inah yang tadi di belakang, tergopoh menghampirinya. Aku yang mendekati mereka yang asyik bersenda gurau. “Bik, ini namanya jajangmyeon. Bukan mie goreng kecap,” ucap Amelia sambil menunjuk hidangan di piring yang sedang disiapkan Bik Inah.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.1K kali sebagai bungkus mie
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Uap hangat mengepul tipis, membawa harum bumbu mie instan yang menguar. “Loh? Bibik kebangun juga?” suara Olivia terdengar agak ragu saat ia mendekat. “Eh—Non Via?” Bik Surti tersentak, lalu terkekeh kecil. “Kaget, kirain siapa.” “Bibik masak apa?” Olivia memperhatikan panci itu dengan penasaran. “Mie rebus, Non. Laper, soalnya hujan di luar, jadi pas banget,” jawab Bik Surti sambil meraih mangkuk dari rak piring. “Non Via mau apa? Biar bibik buatkan.”
10102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Jiwa Yang Tertukar

Jiwa Yang Tertukar

Mereka bisa sangat berbahaya bisa melunak. Kulangkahkan kaki menuju kedai itu. Tak banyak yang dijual di sini. Hanya gorengan, air mineral dan mie. Melihat kedai, perutku seolah mulai protes minta diisi. Aku lupa kalau siang ini belum makan, gara-gara Mas Abraham yang berubah jadi feminim. "Pak, buatkan mie, berapa harganya?" tanyaku. "Tujuh ribu, Mas. Kalau campur telur sepuluh ribu."
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Kebohongan Busuk Suamiku

Kebohongan Busuk Suamiku

Seseorang yang dia anggap seperti ibu kandungnya sendiri. “Mbok ke mana saja? Aku kangen banget sama si Mbok. Ke mana saja si Mbok selama ini?” cecar Gendis dengan wajah yang berbinar. Matanya mulai berembun. Gendis terharu dapat bertemu kembali dengan sosok yang sangat dia sayangi.
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

tanya Alicia yang tidak pernah melihat merek mie yang sedang dia lihat sekarang, " Ini adalah Mie goreng, salah satu produk dari luar!" ujar si istri penjual. "Aku mau coba satu!" ujar Allicia seraya menscan wechat pay ke scan barcode yang tertera di gerobak jualan itu. Tidak sampai lima menit, Mie pun tersaji. Alicia segera melahapnya, "Eum ... ini enak sekali. aku belum pernah makan mie goreng seenak ini!" pikir Alicia.
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 931 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

Bisik Chu Yu dengan suara pelan sambil menutup sebelah sisi mulutnya dengan telapak tangannya supaya Xiao Hei tidak dengar. Saat itu pelayan datang membawa mie pesanan mereka dengan mempergunakan nampan yang berisi 2 mangkuk mie. Satu mangkuk besar Mie Kaldu Pork Belly Rumput Laut dan satu mangkuk lagi Mie Kaldu Ham & Telur yang mengepulkan uap panas ditaruh di atas meja, tampilannya sangat menggugah selera dan harum sekali. "Dua macam mie lagi segera diantarkan Tuan." Kata pelayan itu sambil berbalik untuk membawa dua macam mie lagi.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Stop! Kenapa bumbunya di masukan ke sana? Nggak boleh! Bumbu mie instan itu nggak boleh dimasak.” Terlambat. Quin sudah memasukan bumbunya ke dalam panci. Mie di dalam panci pun sudah matang dan siap untuk disajikan. “Makanya jangan melamun terus. Aku mana tau caranya masak mie!” Sena menggerutu. Dia mematikan kompor dan mangambil panci itu untuk dipindahkan ke atas meja. Di atas meja sudah ada beberapa sosis bakar, sebagai teman mie instan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai bungkus mie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status