Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Bab 8 Di Lembah Iblis Tidak sulit menunggang Cakrawala. Raka sangat mahir menunggar kuda sehingga mudah baginya untuk menyesuaikan caranya saat menunggang rajawali sakti ini. Saat perjalanan menuruni puncak gunung pun, mahaguru Mangkara Dharma telah memberitahukannya banyak sekali kisah-kisah seputar burung raksasa tersebut.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Saking besarnya burung rajawali itu, Brahma bahkan mampu membawa beberapa orang dewasa di punggungnya sambil terbang dan mampu pula menjinjing dua ekor induk kerbau ke udara. Brahma juga akan dengan mudah membunuh siapa saja yang ia lihat saat terbang di udara membuat keonaran di muka bumi, meskipun dia tak pandai bicara layaknya manusia namun ia faham setiap kata-kata yang diucapkan Nyi Konde Perak dan Arya.
1025.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Hutan lebat di balik dinding melindungi tempat ini dari para atlic yang mencoba menerobos masuk. Fibrela kembali memimpin perjalanan mereka melewati sekumpulan hewan-hewan aneh di Juracfa. Mulai marmot yang berukuran seperti sapi hingga jelatang yang bisa melata layaknya ular. Di tempat ini juga Nod bisa menemukan kumpulan burung nasar yang sempat merusak kokleanya tadi pagi. Burung raksasa itu terdiri dari beberapa rupa. Jegernya yang berombak-ombak mirip mahkota bunga membuat hewan itu lebih cantik ketimbang yang ditemui Nod di Prapalia.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Kami harus jadi budak nafsu seumur hidup." "Bullshit." Sepasang rajawali melayang-layang di angkasa, lalu buang kotoran dan jatuh mengenai kepala mereka berdua. "Aku sial sekali hari ini," keluh Cakra. Mereka terpaksa turun dari kuda dan membersihkan kotoran di pancuran rumah penduduk.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai burung jalak dan kerbau
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Dia ingin mendengar penjelasan. Rad tersenyum lalu berjalan mendekati Bree, dan menyingkirkan veil yang menutupi wajahnya. “Gagak adalah burung yang paling pintar di antara bangsanya. Dia pengamat yang baik, dia juga punya ingatan yang bagus. Dan gagak sebenarnya burung pembawa pesan yang lebih baik dari merpati, jika bisa dijinakkan. Tapi lebih sering gagak menolak untuk dijinakkan. Dia akan menyerah kepada orang yang dia inginkan. Dia tidak mudah ditaklukkan.”
9.537.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Dalam sekejap, tubuh burung itu melesat lurus ke langit, menembus kehampaan seperti kilat menuju kejauhan. Kera Kuno Emas menghentakkan bumi dan berlari ke depan dengan langkah besar, mengikuti Burung Merah Api Penyucian. Elang Petir Darah Merah dan Roc Perak, yang masing-masing membawa Raja Naga Banjir Berwajah Hijau serta Raja Beruang Lapis Baja Perak, juga terbang ke langit dan mengikuti di belakang. Seluruh barisan binatang iblis itu membentuk prosesi yang sangat megah.
9.550.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Astaghfirullah Tuhan, tolong sabarkan diriku memiliki suami sepertinya “Bunda, kenapa Bunda hanya duduk saja di bawah pohon, kenapa tidak berkuda dengan kami?” “Bunda takut jatuh,” jawabku asal saja. “Tapi berkuda itu menyenangkan Bunda,” ujar gema dengann antusias. “Apa kalian masih betah di sini?” “YA. di sini menyenangkan,” jawabnya.
5.738.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Aku (bukan) Jalangmu

Aku (bukan) Jalangmu

Erica tertawa geli, tapi tetap mengangkat botolnya, ikut larut dalam kegilaan malam itu. "Ya! Semoga dia terbakar bersama harta sialannya itu!" timpalnya dengan semangat yang tak kalah panas. Keduanya pun terkikik bersama, seperti dua gadis yang tengah mencoba menertawakan nasib buruk mereka, cara murahan yang entah mengapa selalu berhasil. Lusy menatap lagi ke arah Erica "tapi aku punya firasat buruk tentang kemunculan Adam, apa tidak sebaiknya kau menceritakan kejadian sebenarnya, kalau enam tahun yang lalu—"
10707 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

--- Tidak butuh waktu lama, Senala berhasil mendapatkan santapan pagi, yakni tiga pasang burung. Baramundi tersenyum puas melihat Senala menjinjing hasil buruannya itu. “Sini!” pinta Mamak Jambul. Senala meletakkan buruannya di hadapan Mamak. Dengan cekatan, Mamak jambul mulai mencabuti bulu ketiga burung itu. Sesudah itu dia mulai mengolah buruan itu hingga membuat mereka berempat kenyang. Si Manis tetap tidak mencicit meski kenyang sudah perutnya. Dia duduk berlutut, menengok ke sana kemari, mengamati sekeliling.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua

Wanita Kedua

jelas Arsyi yang berubah menjadi tour guide dadakan untuk adeknya. Mereka telah sampai di kebun binatang, dan ketiga anak itu berjalan di depan dengan riang meninggalkan orang tuanya yang berjalan di belakang. “Ara tahu Kak, yang Ara bingung itu bedanya sapi dengan kerbau?” tanya Ara memandang kakaknya penasaran. “Kalau sapi itu badannya gede, kalau kerbau berteman dengan burung jalak,” jawab Ara yakin.
1055.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai burung jalak dan kerbau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status