Batas Waktu
Alfa hanya terkekeh menggaruk lehernya yang tak gatal.
“Lo cantikan gitu,” ucap Alfa. Ia tak menggubris teguran Adit kepadanya.
“Cih, nggak mempan kalii..dimana-mana buaya sama aja emang. Sama-sama omongannya nggak mutu. Kreatif dikit dong,” Aqilla tersenyum sinis, ia segera meninggalkan Alfa yang masih berdiri di tempat. Ia harus segera jauh-jauh dari manusia setengah buaya ini. Bisa-bisa ia terkena darah tinggi kalau terus ngeladenin Alfa. Laki-laki itu memandang kepergian Aqilla, ia tersenyum simpul mengeluarkan benda yang digenggamnya. Kuciran hitam dengan manik berbentuk bunga matahari, ia menggenggamnya lagi dan memasukkannya ke dalam saku celananya kembali.
Hot Chapters