BERCINTA DENGAN HANTU
Perut Darto berbunyi, tanda minta segera diisi
Mayang mengenggam tangan darto, di seretnya mendekati meja, ada gerakan kursi mundur, dan Darto serasa dituntun untuk duduk di kursi itu,
Didudukkannya tubuhnya di atas kursi, kini Darto sudah tidak merasa takut, justru dia kini senang, serasa memiliki istri, meski saat terbangun dia tidak bisa melihat sosok itu, dan juga tidak bisa mendengar suaranya, Darto tidak perduli, baginya yang terpenting sosok itu tidak merugikan, bahkan bisa memenuhi kebutuhannya lahir bahin pikirnya
Sikat na Kabanata