Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Udara di sekitar bergerak. Di dalam tubuhnya seolah ada nafas yang tidak berhenti masuk dan keluar, seperti ikan paus yang menyedot air. Setiap kali bernapas bisa menarik cahaya bulan di sekitar, masuk ke paru-parunya secara gila-gilaan.
9.1805.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.2K kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
Baca Semua Ulasan
The Stalker

The Stalker

TS 23 Hawa panas di sekitar menyebabkan Verda dan Veren kian mempercepat bacaan doa. Sekali-sekali tangan kanan Verda bergerak memutar membentuk setengah lingkaran ke depan. Sementara Varen mengarahkan telapak tangan kanan ke belakang. Keduanya sama-sama mengamalkan olah napas yang pernah diajarkan Kakek mereka beberapa waktu lampau.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Mafia

Wanita Pilihan Mafia

Mereka membungkam mulut menggunakan tangan atau apa pun yang bisa menyelamatkan pernapasan, karena yang dihirup terlalu banyak mengandung zat karbon monoksida. Tampak beberapa anak buah Sean terbatuk-batuk, merasakan tenggorokan tercekat akibat udara kotor mencemari pernapasan. Sean dan beberapa orang tampak berusaha memecahkan kaca jendela yang ternyata tidak bisa dibuka. Hanya sebuah aksesori yang ditempel sebagai dinding agar cahaya matahari bisa menembus dan menerangi ruangan.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Dingin merayap dari lantai batu, menelan tubuhnya yang terbaring miring, satu lengan melingkari perutnya seolah itu satu-satunya cara untuk tetap terjaga. Napasnya pendek. Tidak teratur. Lalu, perlahan… keheningan berubah. Ia mencium sesuatu yang tidak seharusnya ada di sana. Aroma tanah basah. Kayu tua. Anggur yang baru diperas. “Ayah…” bisiknya. Di hadapannya, kabut gelap seolah menipis.
8.93.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

Awalnya hanya terasa dingin dan kasar, namun saat aliran energi hangat itu mengalir turun ke kakinya, persepsinya berubah. Ia tidak hanya merasakan tanah. Ia merasakan denyut lembut yang berirama, seolah bumi itu sendiri bernapas. Melalui getaran halus yang merambat di bebatuan dan akar pohon, ia bisa “melihat” tanpa menggunakan matanya. Ia merasakan gerakan cacing yang menggali tanah di bawahnya, aliran air yang mengalir di celah-celah batu jauh di dalam tanah, bahkan detak jantung seekor tupai yang sedang tidur di lubang pohon tidak jauh dari situ.
10212 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Angin sore mulai masuk melalui celah-celah dinding, membawa bau tanah dan dedaunan kering. Wandi tertidur dengan senyuman di wajahnya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Tidak seperti kayu, melainkan seperti kulit manusia yang hidup. “Juna…” suaranya bergetar, “pohon ini… bernafas.” Arjuna menutup matanya. “Ya, Larisa. Karena pohon ini menyimpan napas pertama bumi.” Dari dalam batang pohon, tiba-tiba terdengar suara rendah seperti gema yang datang dari kedalaman tanah. Tanah di sekitar mereka bergetar ringan dan cahaya spiral Rahyang di batang pohon mulai memantul ke udara.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
THE HUMAN BEAST

THE HUMAN BEAST

Dia membungkuk dan mengangkatku lebih mudah daripada aku mengambil nampan berisi gulungan kayu manis. Itu tidak akan menjadi perjalanan yang nyaman. Itu seperti duduk di bingkai kursi yang telah dilucuti yang telah diambil semua bagian kursinya - hanya ada beberapa potongan pagar besi yang tersisa, dan mereka mulai menggali lubang berbentuk pagar ke Anda sekaligus. Juga, jika ini adalah kursi, itu dibuat untuk beberapa spesies lain untuk duduk. Vampir memang bernafas, tapi dada mereka tidak bergerak seperti manusia. Pernahkah Anda berbaring di pelukan kekasih Anda dan mencoba mencocokkan pernapasan Anda dengan napasnya? Anda melakukannya secara otomatis. Otak Anda hanya terlibat jika tubuh A
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Tapi bagi Bara, ada sesuatu di balik ketenangan itu: denyut energi yang halus, mengalir dari bawah tanah. Mereka turun ke desa menjelang senja. Anak-anak berlarian sambil tertawa, sementara orang dewasa sibuk menyiapkan hasil panen. Semua tampak normal, kecuali satu hal, setiap kali cangkul menyentuh tanah, terdengar bunyi “denyut” halus, seperti detak jantung. Seorang lelaki tua mendekat. Wajahnya dipenuhi keriput, tapi matanya tajam dan jernih. “Kalian bukan dari sini,” katanya. “Tanah tahu siapa yang melangkah di atasnya.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Api di dasar kawah belum sepenuhnya padam. Bara merah menyala di antara pasir yang menghitam, berdenyut pelan—seperti jantung makhluk purba yang masih hidup di perut bumi. Pasir bergetar dengan kencang. Bukan oleh angin gurun yang juga bertiup kencang. Bukan oleh panasnya matahari gurun. Melainkan… oleh sesuatu yang bernapas di bawahnya.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai cacing tanah bernapas menggunakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status