Falling for you
Dia tertawa pelan, lalu memutar tubuh dan berjalan kembali ke mejanya, kemudian ia menyandarkan punggung pada tepi meja sambil mengawasiku.
Matanya berkilat-kilat terhibur seakan perkataanku barusan adalah lelucon baginya.
"Kau tahu, di dalam unit *infantri, kami tidak akan pernah menikam sesama rekan prajurit, apalagi dari belakang," ujarnya.
"Itu semacam kode etik, itu dinamakan persaudaraan, dalam peperangan seluruh anggota adalah saudara."
Bab Populer