Ketua OSIS
Dalam keterdiamannya memikirkan suatu hal, senyum tipis penuh makna terbit di bibir peach Eva.
Tak terpungkiri bahwa di hati kecilnya terselip rasa iri. Ia pun manusia biasa yang ingin dihargai. Eva butuh sahabat yang melibatkan hati untuk saling menyayangi, bukan hanya sekedar label teman tersemat, tapi masih egois satu sama lain. Masih ingin memenangkan diri sendiri. Tak sedikit pun tergerak hati membantu temannya yang sedang ditimpa masalah. Dengan menyaksikan sendiri bagaimana Arta bergaul. Bagaimana teman-teman cowok itu saling menghargai, saling suport, dan selalu ada ketika dibutuhkan. Padahal label yang tersemat pada diri mereka adalah, bahwa mereka itu anak-anak nakal, sekumpulan co
Hot Chapters