Pilihan Untuk Menjadi Baik
Kulit telapak tanganku terasa sakit, tapi itu lebih baik daripada rasa bersalah yang menumpuk di dada.
Aku tidak mengatakan apa pun. Bibiku masih berdiri di sana, menatapku dengan tatapan yang campur aduk—sedih, khawatir, tapi juga berharap.
“Bibi hanya ingin kamu menjadi anak yang baik…” katanya pelan. “Tolong jangan buat pamanmu menjadi sangat kecewa kepadamu.”