SENYAWA
tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban.
“Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari.
“Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor.
“Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
Bab Populer