Liara
Hagan sudah memutar tubuh, hendak berjalan ke arah pintu, sampai telinganya mendengar suara Liara lagi.
"Ini juga tidak?"
Berterima kasih pada mereka yang menemukan teknologi bernama internet. Setelah masuk kamar tadi, Liara iseng berselancar di dunia maya. Di mesin pencarian ia mencoba menemukan cara untuk membuat seorang pria berhenti marah.
Satu artikel berhasil menarik perhatian si perempuan. Di sana dikatakan, untuk membuat pria yang marah kembali normal ada satu cara mumpuni.
Hot Chapters