MBOK JAMU SEKSI
"Bude beneran gak ada yang dititip, nanti diinget lagi saja ya, kalau ada yang kelupaan telepon Marni saja." Marni bersiap memakai tas selempangnya memastikan dompetnya tak tertinggal karena bahan-bahan Jamu sudah kosong dan akan berbelanja untuk pesanan luluran manten juga.
"Iyo, wes berangkat, keburu siang, panas."
"Ya sudah Bude, Marni pamit dulu ya. Oh iya Bude, tadi Mbak Ratmi bilang mau ke Puskesmas dulu, mau suntik KB, badu kesini setelahnya."