Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Kau akan meledak! Fokus! Ambil satu bagian kecil saja dulu! Dasar!”
Joko tersentak, menarik kembali tangannya. Napasnya terengah-engah seolah baru saja berlari maraton. Kepalanya berdenyut hebat.
“Sudah kubilang, ini tidak mudah,” gerutu Khodam itu. “Kitab-kitab ini bukanlah buku biasa yang bisa kau baca. Mereka adalah wadah pengetahuan murni. Kau harus menyerapnya perlahan, bagian demi bagian, lalu mempraktikkannya. Seperti bayi yang belajar berjalan. Sekarang, kita mulai dari dasar. Menguasai dirimu sendiri.”