Jodoh Malaikat Pelindung
celetuk Sasa cepat, tak ingin memberi kesempatan pada Badai untuk mencercanya dengan kalimat menyakitkan seperti semalam.
"Hah?" Badai tercekat.
"Airine Ernest Akai Abimanyu, Abangku, yang semalem kamu temuin lagi jalan sama aku di restoran. Kakak kandungku yang emang sejak SMP udah ikut sama Mbah di Jogja, namanya sama kayak nama seseorang," cerita Sasa nyerocos saja, tak memberi Badai kesempatan untuk bereaksi.
"Oke," Badai mengangguk, suaranya bergetar karena untuk pertama kalinya Sasa membuat dadanya meletup-letup kegerahan.
Chapitres populaires